Site icon Topik Terkini

Karaokean Ditengah Jalan sambil Minum-Minum ,,Tiga Pemuda Diduga Melakukan Pengeroyokan Terhadap Salah Satu Wartawan

Topikterkini.com || Medan Tembung – Aksi minum-minum ditengah jalan sambil karaokean menimbulkan Pengeroyokan Terhadap Salah Satu Wartawan yang berinisial FZ(37th).

Kejadian itu berawal ketika oknum wartawan ini pulang dari rumah saudaranya di jalan Kolam ujung, Gang mandiri dusun tiga desa Medan Estate kecamatan Percut sein Tuan kabupaten Deli Serdang Persis Disamping Panti Asuhan Meyta Sungai Air hidup sekitar pukul 22.00 WIB,saat hendak melintas 3 pemuda sedang minum-minum ditengah jalan sambil karaokean yang mana semua jalan sudah ditutup jalannya pakai kursi dan meja tempat minuman mereka.
Ketika oknum wartawan tersebut meminta ijin untuk lewat,bukannya dikasih jalan malah disambut dengan kata kasar dan nada makian,lalu melakukan aksi pengeroyokan kepada wartawan tersebut.
Menurut pengakuan korban bahwa dia saat itu hendak pulang dari rumah saudaranya dan melihat jalannya ditutup lalu dia minta ijin untuk lewat,,tapi malahan dia dikeroyok langsung tanpa ampun.

“Saya kan pulang bang sambil bonceng dua orang keponakan saya umur 8tahn dan 13thn ,saat melintas kami dihadang di depan dengan 3 pemuda tersebut,karena kami tidak bisa lewat saya klekson sambil berkata ijin bang mau lewat,tapi malah mereka jawab dengan nada tinggi berkata : udah lewat aja kau, Saya tidak mungkin tabrak mereka karena jalan sudah penuh dengan kursi dan meja tempat mereka minum,,lalu saya maju sedikit dengan hati-hati sambil saya turunkan kaki saya dua agar jangan kena mereka namun karena memang tidak bisa lewat karena Kereta kami masih nyangkut dengan kursi itu,saya kembali memohon kemereka agar digesar sedikit saja bangkunya,,namun saat itu mereka maki saya berkata'” kontol,kau jangan macam-macam disini,kami warga sini,,jadi maksud kau apa ” sambil berdiri mereka memegang Kerah baju dan mencekik leher saya ketika saya tepis tangan mereka langsung saya diberikan bogem mentah yang mengenai wajah dan mata kanan saya sehingga bercucuran darah, tidak puas dengan itu,salah satu dari mereka memiting saya dari belakang dan mencekik leher saya sambil saya dibanting ke tanah,,lalu salah satu dari mereka juga menendang Tulang Rusuk Kanan saya”ujar korban saat dikonfirmasi oleh wartawan.

Kepala desa Medan Estate ketika dikonfirmasi oleh wartawan perihal aksi minum-minum pemuda ditengah jalan belum ada tanggapan,,karena ada warga famili dari pelaku mengatakan kepada korban bahwa boleh minum ditengah jalan dan boleh karaokean karena ini bukan jalan umum,, sementara di jalan itu masih banyak warga dibelakang yang melintas setiap hari dan kebetulan hanya itu akses jalan satu-satunya.

Salah satu warga yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan bahwa jalan ini adalah jalan umum dan sudah ada kesepakatan bersama panitia pengurus Tanah Garapan itu mengatakan bahwa 3 meter jalan itu harus dibebaskan tanpa ada parkir ,jemuran apalagi melakukan aksi tutup jalan yang bisa merugikan pengguna jalan.

Dan yang paling Anehnya adalah Keluarga para pengeroyokan ini ramai-ramai mengejar korban dan keluarganya ,satu dari pelaku membawa Besi dan parang dan diancam kerekata Korban dibakar serta disertai ancaman pembunuhan.

Ketika dikonfirmasi hal ini ke Kapolsek Percut sein Tuan/Medan Tembung Kompol Jhonson Sitompul mengatakan bahwa Kasusnya masih tahap penyelidikan karena mereka saling melapor.

“Iya bang,itu kasusnya masih dalam proses karena mereka masih saling melapor,Kita usahakan lakukan mediasi nantinya dulu ” ujar Kapolsek ketika dihubungi via telepon.

Aksi pengeroyokan ini sangat mengundang perhatian publik, apapun itu alasannya jalan umum harus saling menghormati , tindakan melakukan minum-minum dan karaoke ditengah jalan itu benar-benar mengganggu sesama pengguna jalan,besar harapan masyarakat agar pihak kepolisian benar-benar tanggap dan memberikan keadilan bagi pengguna jalan. ( Srl/tim)

Exit mobile version