Site icon Topik Terkini

Bupati Donggala Ancam Pecat ASN Apabila Terbukti Bekerja Proyek dan Pungli

Topikterkini.com.Donggala – bupati donggala Vera Elena Laruni,
mengulangi lagi bahwa tidak ada kadis, sekretaris dinas/badan, Kabid, dan kepala seksi, atau siapapun ASN yang mengerjakan proyek, jika ketahuan sanksi pemecatan, ujar bupati donggala Vera Elena Laruni, di hadapan puluhan kepala OPD, dan ribuan ASN yang turut hadir melaksanakan apel pagi, pada hari Senin tanggal 17/3/2025. di halaman kantor bupati.

dan ia juga mengingatkan kembali, pada dinas-dinas yang masih ada temuan agar segera menyelesaikan, karena waktu yang telah diberikan untuk menyelesaikan sudah selesai. Bupati Donggala Vera Elena Laruni, memberikan tugas kepada wakil bupati donggala Taufik M Burhan, agar segera menertibkan aset bila perlu segera menghadirkan aset-aset tersebut ke kantor bupati, agar ketahuan aset yang sudah tidak ada dan mengharapkan jangan ada lagi yang coba-coba untuk memecah belah dalam pemerintahan,

dengan membuat blog-blog, ada orang Bupati, ada orang wakil bupati, tahu ada orang sekda. Yang ada hanya satu yaitu pemerintah Kabupaten Donggala dibawa kepemimpinannya sebagai bupati dan Taufik sebagai wakil bupati, karena mempunyai tupoksi masing-masing.
Semua fungsi koordinasi harus jalan yang berarti,

Kabid harus berkoordinasi dengan kadis, gadis harus bisa berkoordinasi dengan sekda dan asisten, sekda dan asisten akan berkoordinasi dengan Bupati dan wakil bupati sesuai dengan tupoksi, dan staf ahli diharapkan dapat menjalankan fungsinya dengan memberikan saran dan pendapat kepada bupati dan wakil bupati,

dan jangan merasa bahwa staf ahli itu tempat buangan.
Jika Bupati melakukan mutasi itu bukan masalah dendam politik, tetapi lebih pada penyegaran, ungkap Vera.

penyesuaian kompetensi dan kinerja. BKD jangan ada terdengar pungli jabatan atau jual beli jabatan jika sampai terjadi akan diberi sanksi pemecatan. Akan ada evaluasi bagi pejabat semua eselon setiap 3 bulan. Jika mempunyai kinerja buruk pasti akan diganti.

Kepala Dinas jangan menerima jika ada yang datang mengatasnamakan keluarga, Tim sukses atau siapapun untuk meminta uang atau pekerjaan, Bupati Donggala tidak pernah menginstruksikan ini.
Bupati Donggala telah membuat aplikasi lapor Bupati, agar masyarakat juga dapat menjadi pengawas bagi pemerintah.

jika ada program yang tidak jalan atau ada ASN yang tidak bekerja dengan baik, masyarakat akan bisa melaporkan. Bupati Donggala dan wakil bupati meminta tolong untuk membantu untuk menjalankan visi misi ini, jangan hanya omong-omong harus fokus dan tidak ada matahari kembar di pemerintahan ini, yang ada hanya Bupati dan wakil bupati sesuai tupoksinya,

tidak ada visi misi kepala dinas, yang ada hanya visi misi Vera dan Taufik yang telah dituangkan dalam RPJMD dan Bupati akan membentuk forum percepatan pembangunan yang diisi oleh beberapa orang yang sudah pengalaman di beberapa sektor, mereka akan mengawal program prioritas bupati dan wakil bupati. Ujar Vera.

Yang terakhir masalah efisiensi, Bupati Donggala akan melakukan penghematan pada semua biaya yang tidak berdampak pada kepentingan rakyat. Semua harus mengikuti kebijakan ini tanpa protes, kita harus berhemat. Konsultasi ke pusat dibatasi hanya untuk hal yang sangat penting, lainnya bisa melalui zoom meeting. Sementara itu, semua SPPD harus melalui tanda tangan Bupati, untuk dikontrol langsung. Tidak ada negosiasi dalam hal efisiensi, ini dan jangan terjebak dalam zona nyaman, lihat ke bawah masih banyak rakyat yang menderita. Semua anggaran termasuk perjalanan dinas Bupati akan di efisiensi.

Bupati Donggala juga mengingatkan bahwa kita ini merupakan abdi negara, bukan pengusaha yang bekerja untuk mencari untung dan mengingatkan sumpah jabatan kita, Kita harus berbakti kepada nusa dan bangsa dan utamakan kepentingan rakyat di atas segalanya. Ujarnya.

Laporan: Alir.

Exit mobile version