Topikterkini.com.LOMBOK UTARA–Ketua Bhayangkari Cabang Lombok Utara, Ny. Heny Agus Purwanta, menyoroti sejumlah persoalan layanan kesehatan di wilayahnya, mulai dari keterbatasan dokter spesialis hingga absennya fasilitas medis berstandar internasional di kawasan wisata Gili Trawangan.
Dalam kegiatan Sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) yang digelar Komisi IX DPR RI Fraksi PAN bersama Kementerian Kesehatan RI di RSUD Lombok Utara, Ny. Heny mengungkap data keterbatasan tenaga spesialis di rumah sakit daerah, seperti hanya tersedia satu hingga dua dokter di sejumlah bidang vital seperti bedah, kandungan, anak, dan psikiatri.
“Insentif saja tidak cukup. Pemda harus berani jemput bola, tawarkan beasiswa dengan ikatan dinas agar putra daerah bisa jadi solusi jangka panjang,” tegas Ny. Heny.
Ia juga menyoroti lemahnya sistem donor darah yang belum optimal serta layanan kesehatan di Gili Trawangan, Meno, dan Air yang masih bergantung pada swasta dan belum memiliki standar pelayanan jelas.
Menurutnya, jika NTB ingin bersaing global di sektor pariwisata, maka layanan kesehatan bertaraf internasional harus menjadi prioritas.
“Pariwisata dan kesehatan tidak bisa dipisahkan. NTB harus belajar dari negara lain yang sukses menggabungkan keduanya, seperti Penang di Malaysia,” ujarnya.
Ny. Heny turut menyinggung kasus bayi Alia, balita dengan kelainan genetik akibat pernikahan sedarah yang akhirnya meninggal dunia karena keterbatasan fasilitas medis. Ia menilai, kasus ini menjadi pengingat pentingnya edukasi keluarga dan kesehatan reproduksi hingga ke pelosok desa.
“Bhayangkari siap turun langsung memberikan edukasi, bukan hanya sebagai pendamping Polri, tetapi juga sebagai jembatan informasi dan advokasi kesehatan masyarakat,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, Kepala Dinas Kesehatan Lombok Utara belum memberikan tanggapan resmi.
Dengan dukungan masyarakat, Forkopimda, dan sinergi lintas instansi, Bhayangkari optimis Lombok Utara bisa keluar dari status daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar).
“Setiap langkah kecil menuju masyarakat sehat adalah langkah besar menuju Lombok Utara yang maju,” tutup Ny. Heny.(TT).

