Topikterkini. Com.LOMBOK TIMUR – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Pertanian mendatangi Kantor DPRD Lombok Timur, Kamis (25/9).
Mereka menuntut transparansi dan akuntabilitas penggunaan dana pokok-pokok pikiran (Pokir) dewan.
Koordinator aksi, dalam orasinya, menuding adanya dugaan penyalahgunaan dana Pokir oleh sejumlah anggota DPRD.
“Kami menduga ada oknum dewan di Lotim yang ‘makan’ Pokir,” tegasnya.
Mahasiswa juga meminta agar distribusi dana Pokir dilakukan secara merata dan tidak hanya diberikan kepada organisasi perangkat daerah (OPD) tertentu yang memiliki kedekatan dengan anggota DPRD.
“Jangan hanya Anda saja di DPRD yang kunker, lalu kasih Pokir ke OPD yang itu-itu saja,” lanjutnya.(TT).

