Topikterkini.com.Touna, 1 Oktober 2025 – Bupati Tojo Una-Una, Ilham Lawidu, secara resmi membuka Musyawarah Cabang (Muscab) I dan Seminar Pro Jurnalisme Media Siber (PJS) yang berlangsung di Marina Cottage, Rabu (1/10/2025). Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap terbentuknya organisasi PJS di Kabupaten Tojo Una-Una.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Tojo Una-Una, Kepala Kejaksaan Negeri, Kapolres Tojo Una-Una, Kepala Dinas Kominfo, perwakilan DPD PJS Provinsi Sulawesi Tengah, DPC PJS Buol dan Luwuk, serta sejumlah aparat desa dari berbagai wilayah di Tojo Una-Una.
Dalam sambutannya, Bupati Ilham Lawidu menegaskan pentingnya kolaborasi antara insan pers dan pemerintah daerah dalam membangun ekosistem informasi yang sehat dan bertanggung jawab. Ia menekankan bahwa keberadaan jurnalisme siber yang profesional sangat dibutuhkan untuk menangkal maraknya praktik wartawan gadungan yang dapat merusak citra pers dan pemerintahan daerah.
“Saya sangat mendukung terbentuknya PJS di Kabupaten Tojo Una-Una. Mari kita jadikan organisasi ini wadah untuk memperkuat kolaborasi antara wartawan dan pemerintah dalam menghadapi fenomena wartawan gadungan serta menyajikan informasi yang berimbang dan mencerdaskan,” ujar Bupati Ilham Lawidu dalam sambutannya.
Sementara itu, Ketua Umum PJS, Mahmud Marhaba, dalam arahannya usai mengukuhkan Ketua DPC PJS Tojo Una-Una terpilih, Felianto Dako (periode 2025–2026), berpesan agar pengurus baru dapat menjaga marwah organisasi dengan penuh integritas.
“PJS adalah rumah kita bersama. Saya berharap Ketua dan seluruh anggota DPC Tojo Una-Una dapat memegang teguh komitmen profesionalisme dan menjaga nama baik organisasi,” pesan Mahmud.
Sebagai bentuk apresiasi, Mahmud Marhaba menyerahkan cenderamata berupa logo kebesaran PJS serta beberapa sertifikat kepada Bupati Ilham Lawidu dan peserta seminar.
Kegiatan Muscab I dan Seminar Pro Jurnalisme Media Siber ini menjadi momentum penting bagi jurnalis di Kabupaten Tojo Una-Una untuk memperkuat solidaritas dan profesionalisme dalam menjalankan peran sebagai pilar keempat demokrasi.
(Arie Daud)

