
Kegiatan Launching Festival Butta Toa ini menjadi penanda dimulainya rangkaian kegiatan Festival dijadwalkan berlangsung mulai 3 hingga 7 Desember 2025 dengan mengusung tema “Bangkit Semarak Deru Tradisi,”
Ketua Panitia Penyelenggara Hari Jadi Bantaeng ke-771, dr. H. Andi Ihsan, M.Kes, menjelaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan telah disiapkan dengan matang oleh panitia pelaksana yang bekerja sama dengan konsultan perencana kegiatan.
“Festival ini secara khusus dirancang sebagai wadah kolaborasi lintas generasi dan lintas sektor masyarakat Bantaeng, di mana dukungan dan partisipasi masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan,”jelas H. Andi Ihsan.
Ia juga memaparkan beberapa agenda kegiatan yang akan digelar, di antaranya:
– Pameran Sejarah Bantaeng
– Parade Budaya dan Pertunjukan Seni
– Ruang Partisipasi untuk UMKM dan Komunitas Kreatif
– Pameran Expo Kabupaten Bantaeng
– Festival Kaloli
– Beragam lomba, seperti Rampa Bulo, Trail Adventure Bantaeng, Butta Toa Sunset Run oleh Bantaeng Runners, Sepeda Malam Rakyat oleh Bonthaink Cycling, serta Lomba Bonsai oleh Komunitas Pencinta Bonsai Bantaeng.
Ditempat yang sama, Wakil Bupati Bantaeng H. Sahabuddin, menyampaikan bahwa kehadiran Festival Butta Toa menjadi momentum baru yang menyatukan seluruh wilayah dan lapisan masyarakat Bantaeng.
“Festival ini bukan sekadar perayaan budaya, tetapi juga wujud kebersamaan yang mempererat tali persaudaraan antar masyarakat,” ungkap H. Sahabuddin.
Ditempat terpisah Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzi Nurdin ditengah kesibukannya menghadiri agenda lain turut mengirimkan video pernyataan. Dalam pesannya, ia menekankan bahwa penyelenggaraan festival ini bukan hanya sekadar seremoni.
“Ini adalah momentum kebanggaan untuk kita semua, sebagai salah satu wadah memperkuat identitas kita,” ucapnya singkat.
Kegiatan launching berlangsung hangat dan penuh antusiasme. Acara ditutup dengan sesi tanya jawab serta diskusi bersama awak media. (Ar)

