Topikterkini.com.Donggala – Pemerintah Kabupaten Donggala melalui Dinas Pertanian dan Hortikultura resmi meluncurkan program penanaman mangga unggul sebagai bagian dari pengembangan hortikultura daerah. Program ini menargetkan penyaluran sekitar 25.000 bibit mangga yang akan didistribusikan ke seluruh kecamatan. Selanjutnya, bibit tersebut diteruskan ke desa-desa dengan alokasi sekitar 100 hingga 130 pohon per desa. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pertanian dan Hortikultura Kabupaten Donggala, Bambang, Selasa (16/12/2025).
Bambang menjelaskan, pembagian bibit mangga diprioritaskan bagi masyarakat yang memiliki lahan, terutama yang berada di sepanjang jalan. Kebijakan ini sejalan dengan arahan Bupati Donggala, Vera Elena Laruni, yang berharap Donggala dapat berkembang menjadi kabupaten berbasis komoditas mangga sehingga memiliki daya saing dan mampu memasok kebutuhan mangga ke daerah lain.
Adapun jenis bibit yang disalurkan merupakan varietas unggul, yakni mangga madu dan mangga harum manis, yang dikenal luas dan digemari masyarakat. Meski tersedia beberapa jenis mangga lainnya, dua varietas tersebut menjadi rekomendasi utama dalam program ini.
Melalui kegiatan launching ini, pemerintah berharap masyarakat dapat memanfaatkan bibit yang diterima dengan menanamnya di halaman rumah masing-masing. Selain menghijaukan lingkungan, tanaman mangga juga diharapkan menjadi tanaman produktif yang ke depan dapat menambah pendapatan keluarga.
Terkait jumlah bibit yang diterima setiap kepala keluarga, Bambang menegaskan hal tersebut disesuaikan dengan kebijakan dan pendataan masing-masing kepala desa. Pemerintah desa akan menginventarisir warga yang memiliki lahan dan benar-benar siap menanam. Sebagai syarat, warga yang ingin menerima bibit diwajibkan menyiapkan lokasi tanam terlebih dahulu, termasuk menggali lubang, agar bibit mangga yang dibagikan tidak terbengkalai dan dapat tumbuh serta dirawat dengan baik.
(Alir).

