Site icon Topik Terkini

Minggu Depan Belasan Ribu P3K Paruh Waktu Dilantik, Penempatan dan Gaji Masih Jadi Pertanyaan!

Topikterkini.com.LOMBOK TIMUR— Pemerintah daerah Kabupaten Lombok Timur dijadwalkan akan melantik belasan ribu Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) paruh waktu pada pekan depan. 

 

 

Namun hingga menjelang pelantikan, kepastian terkait penempatan kerja serta besaran gaji masih menjadi tanda tanya bagi para calon P3K paruh waktu.

 

Pelantikan tersebut merupakan tindak lanjut dari kebijakan pemerintah pusat dalam menata tenaga honorer yang telah lama mengabdi di instansi pemerintah.

 

 

 Ribuan calon P3K paruh waktu ini berasal dari berbagai sektor, seperti pendidikan, kesehatan, dan tenaga teknis lainnya.

 

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Lombok Timur Yulian Ugi Lusianto menyatakan bahwa pelantikan tetap akan dilaksanakan sesuai jadwal, meskipun beberapa aspek teknis masih dalam proses koordinasi dengan pemerintah pusat.

 

“Pelantikan tetap berjalan. Untuk penempatan dan skema gaji, kami masih menunggu petunjuk teknis lebih lanjut,” ujarnya,27/12/2025.

 

Ketidakjelasan tersebut menimbulkan kekhawatiran di kalangan calon P3K paruh waktu. 

 

 

Sejumlah tenaga honorer Sri mengaku berharap pemerintah segera memberikan kepastian, terutama terkait lokasi penugasan dan penghasilan yang akan diterima setelah resmi dilantik.

 

 

 

“Kami tentu bersyukur akan dilantik, tapi kami juga butuh kejelasan soal gaji dan tempat kerja agar bisa mempersiapkan diri,” kata salah seorang calon P3K.

 

“Jangan sampai kami menjadi p3k paruh waktu menjadi p3k menggelana karena gaji masih belum jelas,” Terangnya.

 

 

“Yang belum mendapatkan p3k paruh waktu dan yang sudah terlihat gaji kami setara tidak ada perbedaam,”Katanyan.

 

Pemerintah daerah berjanji akan segera menyampaikan informasi resmi setelah regulasi dari pemerintah pusat diterima. Para calon P3K paruh waktu pun diminta tetap bersabar dan mengikuti perkembangan melalui jalur resmi.

 

Pelantikan ini diharapkan menjadi langkah awal peningkatan kesejahteraan tenaga honorer sekaligus memperkuat pelayanan publik di Kabupaten Lombok Timur.(TT).

Exit mobile version