TAKALAR, Topikterkini.com — Transformasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Takalar pada tahun 2025 menunjukkan perkembangan positif di bawah kepemimpinan Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye. Salah satu capaian paling menonjol terlihat pada sektor pajak parkir yang melonjak hingga 209 persen dari target yang ditetapkan.
Capaian tersebut menjadi bagian dari peningkatan kinerja pengelolaan pajak daerah yang dilakukan oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Takalar sepanjang tahun 2025. Optimalisasi potensi pajak dan penguatan pengawasan di lapangan dinilai menjadi faktor penting dalam peningkatan tersebut.
Secara keseluruhan, target Pajak Daerah tahun 2025 sebesar Rp46,76 miliar berhasil dilampaui dengan realisasi mencapai Rp49,71 miliar atau setara 106,30 persen. Angka ini menunjukkan efektivitas strategi pengelolaan pendapatan daerah yang mulai memberikan dampak nyata.
Salah satu penyumbang terbesar adalah Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) sektor parkir. Dari target sebesar Rp250 juta, realisasinya mencapai Rp522,87 juta atau setara 209,15 persen dari target yang telah ditetapkan.
Kepala Bapenda Takalar, Rusdi, menjelaskan bahwa lonjakan tersebut tidak terlepas dari langkah penataan sistem parkir yang dilakukan pemerintah daerah, termasuk penguatan pengawasan terhadap titik-titik parkir yang berpotensi meningkatkan penerimaan daerah.
Menurutnya, selama ini masih terdapat potensi kebocoran dalam pengelolaan pajak parkir yang kini mulai ditertibkan melalui berbagai upaya pengawasan serta pembenahan sistem administrasi dan pendataan.
Selain sektor parkir, beberapa jenis pajak lainnya juga menunjukkan kinerja yang melampaui target. Pajak Barang dan Jasa Tertentu sektor hotel terealisasi hingga 117,47 persen, sementara PBJT restoran mencapai 110,44 persen.
Pendapatan dari Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) juga melampaui target. Dari target Rp7,3 miliar, realisasi mencapai Rp7,88 miliar atau sekitar 108,08 persen, sedangkan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) tercatat mencapai 107,19 persen.
Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye mengapresiasi kinerja Bapenda Takalar atas capaian realisasi Pajak Daerah yang melampaui target. Ia menegaskan bahwa capaian tersebut harus dibarengi dengan peningkatan kualitas pelayanan publik.
“Peningkatan PAD harus berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat melalui pelayanan dan pembangunan yang lebih baik,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Takalar berharap capaian ini dapat menjadi pijakan dalam memperkuat kemandirian fiskal daerah serta mendukung pembiayaan pembangunan yang lebih berkelanjutan di masa mendatang. (*)

