Topikterkini.com.- Palu, 2 Februari 2026 Dalam upaya mendukung penguatan kelembagaan ekonomi masyarakat serta menjaga stabilitas usaha koperasi dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Buol, Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskumperindag) Kabupaten Buol, Agus Z. Abidin, kembali melakukan koordinasi dengan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sulawesi Tengah, Sumarno.
Koordinasi tersebut difokuskan pada dua agenda strategis, yakni penguatan peran Koperasi Merah Putih (KMP) sebagai wadah ekonomi kerakyatan, serta pembahasan penyelesaian konflik Koperasi Tani (Koptan) Plasma yang masih terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Buol.
Langkah koordinatif ini diharapkan dapat menyamakan persepsi antara pemerintah kabupaten dan provinsi, memperkuat sinergi lintas sektor, serta menghasilkan kesepahaman bersama dalam merumuskan langkah-langkah strategis dan rekomendasi kebijakan yang terintegrasi.
Tujuannya adalah menjamin keberlanjutan usaha koperasi sekaligus meningkatkan kesejahteraan para anggotanya.
Dalam pertemuan tersebut, sejumlah poin utama menjadi fokus pembahasan, antara lain:
Penguatan peran Koperasi Merah Putih (KMP) sebagai instrumen ekonomi kerakyatan yang mampu mendorong kemandirian dan daya saing masyarakat.
Identifikasi permasalahan serta akar konflik Koptan Plasma di Kabupaten Buol secara komprehensif.
Perumusan langkah penyelesaian konflik yang adil, berkelanjutan, dan sesuai dengan ketentuan regulasi yang berlaku.
Penyusunan rencana tindak lanjut terpadu antara pemerintah kabupaten dan provinsi dalam pembinaan serta pengembangan UMKM, khususnya terkait program Wirausaha Baru (WUB) sebagai bagian dari program nasional.
Pemerintah Kabupaten Buol berharap, melalui koordinasi yang berkelanjutan ini, ekosistem koperasi dan UMKM dapat tumbuh lebih sehat, inklusif, dan berdaya saing, sekaligus menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi daerah.
(Husni Sese).

