Topikterkini.com..Donggala — Pemerintah Desa Loli Oge, Kecamatan Banawa, Kabupaten Donggala, menyatakan dukungan penuh terhadap rencana operasional PT Wadi Al Aini Membangun.
Dukungan tersebut didasari kontribusi sosial perusahaan yang dinilai telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, meski perusahaan belum sepenuhnya beroperasi.
Kepala Urusan (Kaur) Desa Loli Oge, Lubis, mengungkapkan rasa syukur atas kehadiran PT Wadi Al Aini Membangun.
Ia menyebut, sejak awal masuk ke desa, perusahaan tersebut telah menyalurkan berbagai bantuan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
“Kami sangat bersyukur. Sebelum perusahaan beroperasi saja, bantuan yang diberikan sudah sangat luar biasa. Di antaranya bantuan pipa air sebanyak 173 batang, pembangunan musala yang kini sudah selesai dan digunakan warga untuk beribadah,” ujar Lubis, Selasa (10/2/2026).
Selain itu, PT Wadi Al Aini Membangun juga memberikan bantuan material berupa semen untuk pembangunan masjid besar di Desa Loli Oge. Atas dasar tersebut, Lubis berharap perusahaan dapat segera beroperasi pada tahun ini dan terus melanjutkan kontribusi sosialnya kepada masyarakat.
“Ke depan kami berharap PT Wadi Al Aini Membangun bisa segera beroperasi. Kontribusi sosialnya tetap kami harapkan karena perusahaan ini bergerak dengan pendekatan sosial. Masyarakat Loli Oge pada umumnya sangat mendukung,” tegasnya.
Terkait adanya penolakan dari sebagian kecil warga, Lubis menilai hal tersebut terjadi akibat miskomunikasi.
Menurutnya, ada pihak-pihak yang hanya menerima informasi sepihak tanpa mendengarkan penjelasan dari pemerintah desa.
“Bukan karena tidak suka, tapi karena miskomunikasi. Mereka hanya mendengar dari satu pihak dan belum mendapat penjelasan langsung dari pemerintah desa, sehingga muncul persoalan yang sebenarnya tidak kami duga,” jelasnya.
Lubis juga membandingkan kontribusi PT Wadi Al Aini Membangun dengan sejumlah perusahaan lain yang telah lama beroperasi di wilayah Loli Oge.
Ia menilai, interaksi sosial dan kepedulian perusahaan tersebut jauh lebih terasa dibandingkan perusahaan-perusahaan sebelumnya.
“Banyak perusahaan yang saat awal masuk ceritanya luar biasa, tapi kenyataannya minim kontribusi. Sementara PT Wadi Al Aini Membangun, meski belum beroperasi penuh, bantuannya sudah sangat dirasakan masyarakat,” katanya.
Ia menegaskan bahwa PT Wadi Al Aini Membangun bukanlah perusahaan baru. Perusahaan tersebut merupakan kelanjutan dari usaha sebelumnya di wilayah Loli Muntah yang telah lama beroperasi, hanya mengalami perubahan badan hukum dari CV menjadi PT.
“Ini bukan perusahaan baru. Izinnya tidak mati, pajaknya tetap dibayar setiap tahun. Artinya perusahaan ini aktif dan legal,” tegas Lubis.
Menurutnya, jika PT Wadi Al Aini Membangun dapat beroperasi secara penuh, perusahaan ini berpotensi menjadi contoh bagi perusahaan lain di wilayah Loli Raya, khususnya dalam hal kepedulian sosial terhadap masyarakat.
“Perusahaan ini punya misi kemanusiaan. Nilai-nilai sosial itu yang diwariskan dan dijalankan oleh cucu Habib Alwi Al Jufri. Karena itu kami berharap PT Wadi Al Aini Membangun bisa berjalan dan berkembang di Desa Loli Oge,” pungkasnya.
(Alir).

