Site icon Topik Terkini

GAPKI Sulawesi Dorong Sawit Ramah Perempuan, Perkuat Perlindungan dan Hak Pekerja

Topikterkini.com.Palu – Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Cabang Sulawesi menggelar pertemuan pemangku kepentingan dan lokakarya bertema “Sulawesi Bergerak Bersama Sawit Ramah Pekerja Perempuan” pada Rabu (11/2).

Kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi antara pelaku usaha, pemerintah, serta berbagai pihak terkait untuk memperkuat komitmen menciptakan lingkungan kerja yang aman, adil, dan inklusif bagi pekerja perempuan di sektor perkebunan kelapa sawit.

Ketua GAPKI Cabang Sulawesi, Dony Yoga Perdana, menjelaskan bahwa pihaknya bersama Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) dan sejumlah mitra telah menginisiasi berbagai langkah perlindungan bagi pekerja perempuan. Salah satunya melalui penyusunan Panduan Praktis Perlindungan Pekerja Perempuan di Perkebunan Sawit yang dirilis pada 2021.

Menurutnya, panduan tersebut menjadi pijakan awal dalam mendorong pemenuhan hak-hak perempuan sesuai standar nasional maupun internasional.

Selain itu, GAPKI dan ILO juga aktif menyelenggarakan pelatihan pencegahan kekerasan dan pelecehan di tempat kerja serta menyusun pedoman berbasis prinsip-prinsip fundamental ILO.

Dony menegaskan, penguatan kapasitas pekerja perempuan harus dilakukan secara berkesinambungan dengan melibatkan perusahaan, pemerintah daerah, dan organisasi masyarakat sipil agar implementasi perlindungan dapat berjalan konsisten di lapangan.

Ia berharap forum ini mampu membangun komunikasi konstruktif demi meningkatkan kualitas perlindungan dan menciptakan lingkungan kerja yang lebih manusiawi serta berkeadilan di sektor sawit Sulawesi.

Lebih lanjut, kegiatan ini juga diarahkan untuk mendorong praktik bisnis yang bertanggung jawab dan berkelanjutan, khususnya dalam pemenuhan hak pekerja perempuan.

Forum tersebut sekaligus menjadi ajang berbagi pengetahuan dan sosialisasi panduan praktis kepada manajemen perusahaan, pemerintah, serikat pekerja, dan pelaku usaha lainnya.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Tengah yang diwakili Plh. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulteng, Firdaus K, menyampaikan apresiasi atas komitmen GAPKI dalam mendorong industri sawit yang inklusif dan berkeadilan.

Ia menekankan bahwa sektor kelapa sawit memiliki peran strategis dalam mendukung perekonomian daerah, menyerap tenaga kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dalam konteks tersebut, kata dia, peran perempuan merupakan bagian tak terpisahkan dari rantai produksi. Karena itu, pemenuhan hak pekerja perempuan, jaminan keselamatan dan kesehatan kerja, serta perlindungan dari diskriminasi harus menjadi prioritas utama.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, lanjutnya, akan terus mendukung praktik usaha yang bertanggung jawab dan menghormati hak asasi manusia.

Diharapkan, komitmen yang terbangun melalui forum ini dapat diwujudkan dalam langkah nyata di lapangan guna meningkatkan kesejahteraan serta mengakui peran strategis pekerja perempuan di sektor perkebunan sawit.

(Stefi lilis).

Exit mobile version