Site icon Topik Terkini

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dang Manye – Hengky Yasin, Komitmen Wujudkan Takalar Berbasis Ekonomi Digital

Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye memberikan sambutan dalam acara refleksi satu tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Takalar di Ruang Pola Kantor Bupati Takalar. (Dok. Istimewa)

TAKALAR, Topikterkini.com — Satu tahun kepemimpinan Bupati Takalar Daeng Manye bersama Wakil Bupati Takalar H. Hengky Yasin menghadirkan berbagai transformasi nyata di bidang ekonomi, sosial, serta digitalisasi pemerintahan.

Kegiatan yang digelar di Ruang Pola Kantor Bupati Takalar ini dihadiri Ketua dan Anggota DPRD Takalar, Forkopimda Takalar, para pimpinan OPD lingkup Pemkab Takalar, Kabag Setda Takalar, para Kepala Desa/Lurah.

Selain itu hadir pula para Ketua Partai se-Kabupaten Takalar, pimpinan pondok pesantren, organisasi kepemudaan, organisasi kemasyarakatan, organisasi keagamaan, tokoh masyarakat, serta tokoh adat.

Dalam sambutannya, Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye menyampaikan bahwa, langkah besar lima tahun ke depan sangat ditentukan oleh pijakan awal yang kuat.

“Seribu langkah ke depan sangat ditentukan oleh satu langkah di awal. Lima tahun ke depan ditentukan oleh satu tahun perjalanan,” ujar Daeng Manye, Senin (2/3/2026).

“Momentum hari ini, yang bertepatan dengan bulan suci Ramadan, menjadi kesempatan bagi kami untuk merefleksikan perjalanan satu tahun kepemimpinan di Takalar,” kata Bupati Takalar.

Daeng Manye pun menegaskan komitmennya dalam mewujudkan visi daerah, yakni “Takalar Maju dan Berdaya Saing Melalui Ekonomi Digital”.

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi kata dia, masyarakat dituntut untuk mampu beradaptasi, khususnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis digital.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga memaparkan tujuh Program Takalar Unggul sebagai prioritas pembangunan, meliputi:

1. Pengembangan teknologi dan transformasi digital.
2. Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
3. Peningkatan produksi hasil laut dan budidaya perikanan.
4. Penguatan sektor pertanian.
5. Optimalisasi peran BUMD dan BUMDes.
6. Pengembangan UMKM dan koperasi.
7. Peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan SDM dan infrastruktur, serta penataan lingkungan yang bersih, indah, dan sehat.

Menurutnya, kegiatan refleksi ini bukan sekadar evaluasi kinerja, tetapi juga penegasan arah pembangunan Kabupaten Takalar agar semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi dan mampu bersaing di era digital.

Daeng Manye juga menegaskan bahwa, kedepan, Pemerintah Kabupaten Takalar juga berencana membangun Mal Pelayanan Publik Digital guna mempermudah akses layanan masyarakat secara cepat, transparan, dan terintegrasi, sebagai bagian dari transformasi tata kelola pemerintahan berbasis digital.

Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, Pemerintah Kabupaten Takalar optimistis mampu mewujudkan daerah yang maju, inklusif, dan berdaya saing di tingkat regional maupun nasional. (*)

Exit mobile version