Site icon Topik Terkini

Reformasi Birokrasi Donggala, Bupati Vera Tegaskan Arah Perubahan

Topikterkini.com.Donggala – Pelantikan pejabat administrator, pengawas, dan pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Donggala tahun 2026 menjadi momentum penting penegasan arah reformasi birokrasi.

Dalam sambutannya, Bupati Donggala, Vera Elena Laruni, menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan langkah nyata pembenahan tata kelola pemerintahan.

Pelantikan yang digelar Kamis (5/3/2026) di Ruang Kasiromu Kantor Bupati Donggala itu, menurutnya, menjadi penanda bahwa Pemerintah Kabupaten Donggala tidak berjalan dalam rutinitas semata, tetapi berani melakukan perubahan yang terukur dan berorientasi pada hasil.

Ia menjelaskan, perubahan tersebut merujuk pada Peraturan Daerah Kabupaten Donggala Nomor 4 Tahun 2025 tentang perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 12 Tahun 2016 mengenai pembentukan dan susunan perangkat daerah.

Regulasi ini tidak hanya mengubah nomenklatur, tetapi juga mengubah pola pikir dan cara kerja birokrasi.
Perampingan organisasi perangkat daerah disebut sebagai pilihan strategis untuk menciptakan birokrasi yang lebih efisien, mempercepat pengambilan keputusan, serta memastikan anggaran digunakan secara tepat sasaran.

Prinsip yang dipegang adalah penyederhanaan struktur tanpa mengurangi kualitas fungsi dan kinerja. Jabatan boleh berubah, namun tanggung jawab justru semakin besar.

Penggabungan dinas, penataan distribusi pegawai, dan pembaruan indikator kinerja dilakukan guna membangun birokrasi yang lincah, responsif, dan kolaboratif.

Bupati menekankan pentingnya menghapus ego sektoral serta memperkuat integrasi demi pelayanan publik yang benar-benar dirasakan masyarakat.

Penempatan pejabat, lanjutnya, bukanlah bentuk penghargaan semata, melainkan amanah yang didasarkan pada kompetensi, integritas, serta kebutuhan organisasi. Para pejabat diharapkan menjadi penggerak perubahan dan penghubung efektif antara kebijakan dan implementasi di lapangan.

Bupati Vera juga mengingatkan bahwa kebijakan dapat menjadi solusi maupun hambatan, sehingga disiplin, loyalitas terhadap institusi, serta keberpihakan kepada masyarakat harus menjadi landasan utama dalam bekerja.

Seluruh langkah ini diarahkan untuk mewujudkan visi pembangunan daerah: Donggala yang sejahtera, maju, berdaya saing, dan berkelanjutan. Sejahtera berarti pelayanan publik hadir dan dirasakan masyarakat.

Maju berarti birokrasi adaptif dan profesional. Berdaya saing berarti aparatur unggul dalam kompetensi dan etos kerja. Berkelanjutan berarti setiap kebijakan memiliki orientasi jangka panjang yang terukur.

Ia juga menegaskan bahwa efisiensi bukan alasan menurunkan kualitas layanan. Justru dengan struktur yang lebih ramping, koordinasi harus semakin kuat, pengawasan lebih ketat, dan kinerja lebih terukur. Budaya kerja lamban dan pola menunggu perintah harus ditinggalkan, diganti dengan inisiatif, solusi, dan komunikasi yang sehat.

Bupati menginginkan pejabat yang hadir di tengah persoalan masyarakat, memahami kebutuhan riil, berani mengambil keputusan tepat, serta bertanggung jawab atas setiap kebijakan yang berdampak pada kehidupan warga Donggala.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Wakil Bupati Donggala Taufik M Burhan, Sekretaris Daerah Donggala Rustam Efendi, unsur Forkopimda, serta para kepala perangkat daerah.

Mengakhiri sambutannya, Bupati Vera mengucapkan selamat kepada para pejabat yang dilantik dan mengajak seluruh jajaran membuktikan bahwa reformasi birokrasi di Kabupaten Donggala bukan sekadar slogan, melainkan komitmen nyata menuju tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan profesional.

(Alir).

Exit mobile version