JENEPONTO, topikterkini.com – Pemerintah Kabupaten Jeneponto resmi menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati, Senin (16/3/2026) ini menjadi momentum strategis dalam menyusun prioritas pembangunan daerah yang berkelanjutan dan partisipatif.
Acara dibuka secara langsung oleh Bupati Jeneponto, Paris Yasir, dan dihadiri oleh unsur Forkopimda, Kepala Perangkat Daerah, Camat, perwakilan desa/kelurahan, Kepala Puskesmas, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan, LSM, media massa, dan berbagai stakeholder lainnya. Turut hadir pula perwakilan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
Dalam laporannya, Kepala Bappeda Kabupaten Jeneponto, Alfian Affandi Sam, menjelaskan bahwa Musrenbang ini merupakan puncak atau muara dari proses perencanaan yang panjang. Proses ini dimulai dari tingkat desa dan kelurahan, dilanjutkan ke tingkat kecamatan, hingga pelaksanaan Musrenbang tematik yang inklusif, meliputi isu anak, disabilitas, penanganan kemiskinan, pemberdayaan perempuan, serta pengelolaan air.
Alfian juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan selama tahun 2025 yang cukup membanggakan, meliputi peningkatan daya saing daerah, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), hingga kenaikan Indeks Inovasi Daerah serta penurunan angka pengangguran terbuka.
“Namun demikian, kita masih membutuhkan berbagai lompatan strategis, khususnya dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan daya saing daerah, dan optimalisasi pengelolaan ekonomi untuk kesejahteraan masyarakat,” tegas Alfian.
Dalam arahannya, Bupati Paris Yasir memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja seluruh perangkat daerah dan stakeholder terkait. Ia menyoroti kemajuan infrastruktur yang sangat terasa oleh masyarakat, dengan capaian pembangunan dan perbaikan jalan mencapai tidak kurang dari 21 kilometer sepanjang tahun 2025.
Secara khusus, Bupati mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan atas dukungan rehabilitasi Stadion Teratea.
Fasilitas ini kini telah bertransformasi menjadi pusat interaksi sosial dan olahraga yang sangat bermanfaat bagi generasi muda, menjadi bukti nyata sinergi antar pemerintahan dalam memaksimalkan potensi daerah.
Hal lain yang menjadi fokus perhatian adalah upaya pemulihan akses layanan kesehatan. Pemerintah Kabupaten terus berupaya mengaktivasi kembali kepesertaan Jaminan Kesehatan Masyarakat yang sempat nonaktif.
Berkat dukungan Pemerintah Pusat dan Provinsi, masyarakat kini kembali dapat mengakses fasilitas kesehatan secara gratis di Puskesmas maupun Rumah Sakit.
Pada kesempatan ini, Bupati Paris Yasir secara resmi meluncurkan dan membuka sosialisasi Kompetisi Inovasi Daerah (KIND) Tahun 2026.
Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Jeneponto melalui Bappeda dengan Lembaga Patrio Jeka.
Bupati menegaskan pentingnya inovasi pelayanan publik. Hal ini didasari oleh capaian gemilang tahun sebelumnya, di mana Jeneponto berhasil meraih penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri sebagai kabupaten dengan peningkatan inovasi tertinggi dan satu-satunya di Provinsi Sulawesi Selatan yang mendapatkan penghargaan tersebut.
“Saya meminta seluruh OPD, Camat, Desa/Kelurahan, dan satuan pendidikan untuk terus menghadirkan terobosan dan inovasi kerja, serta berpartisipasi aktif dalam kompetisi ini,” seru Bupati.
Sementara itu, perwakilan Gubernur Sulawesi Selatan yang dibacakan oleh Reza Faisal Saleh mengapresiasi capaian Jeneponto dan memaparkan arah kebijakan provinsi.
Dijelaskan bahwa potensi unggulan daerah seperti garam akan mendapatkan perhatian dan dukungan penuh baik dari pemerintah pusat maupun provinsi.
Acara juga dimeriahkan dengan sesi diskusi yang menghadirkan narasumber dari Bapelitbangda Provinsi Sulawesi Selatan, Kepala Dinas Bapenda, serta Kepala BPKAD Kabupaten Jeneponto untuk menyelaraskan perencanaan dengan aspek pendanaan dan regulasi yang berlaku.
Dengan semangat kebersamaan dan inovasi, Kabupaten Jeneponto siap melangkah menyusun rencana kerja yang solid untuk mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera dan bahagia. (*)

