Site icon Topik Terkini

Puluhan Guru SDN 1 Paok Lombok Besok Pagi Akan Mogok Kerja, Ajukan Mutasi Kepala Sekolah

Topikterkini.com.LOMBOK TIMUR— Puluhan guru di SDN 1 Paok Lombok, Kecamatan Suralaga, Kabupaten Lombok Timur, direncanakan akan melakukan aksi mogok kerja pada Senin pagi (6/4/2026). 

 

 

Aksi ini merupakan bentuk protes terhadap kepemimpinan kepala sekolah definitif yang dinilai tidak kondusif bagi kegiatan belajar mengajar.

 

Aksi tersebut dilatarbelakangi oleh surat permohonan resmi yang ditandatangani oleh pendidik dan tenaga kependidikan sekolah setempat tertanggal 31 Maret 2026. 

 

 

Dalam surat itu, para guru meminta kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Timur agar memindahkan atau memutasi kepala sekolah, Sadaruddin, S.Pd., M.Pd.

 

Salah satu perwakilan guru, Lalu Deni Edwin, S.Pd., menyatakan bahwa permohonan tersebut diajukan demi menciptakan kembali lingkungan sekolah yang aman dan nyaman.

 

“Kami menginginkan suasana sekolah yang kondusif agar proses belajar mengajar dapat berjalan dengan baik,” ujarnya dalam keterangan tertulis.

 

Dalam surat tersebut, para guru mengemukakan sejumlah alasan. Di antaranya, kepala sekolah dinilai tidak mampu mengendalikan jalannya rapat sehingga memicu perpecahan di kalangan guru. Kondisi ini disebut berdampak langsung pada terganggunya kegiatan belajar mengajar.

 

Selain itu, kepala sekolah juga disebut kerap mengubah program yang telah disepakati sebelumnya tanpa melalui musyawarah, serta mengambil kebijakan sepihak terkait pengadaan barang yang dianggap tidak relevan dengan kebutuhan sekolah.

 

Permasalahan lain yang disoroti adalah kurangnya keterlibatan kepala sekolah dalam kegiatan akademik. Guru menyebut bahwa pelaksanaan Ujian Tengah Semester (UTS) yang seharusnya dilaksanakan pada Maret hingga kini belum terealisasi.

 

Tidak hanya itu, kepala sekolah juga dinilai kurang membangun komunikasi dengan warga sekolah, termasuk guru, komite, dan wali murid. Hal ini menyebabkan kebingungan dalam pelaksanaan program sekolah.

 

Para guru juga menyoroti rencana pergantian bendahara BOS dan ketua komite sekolah yang dinilai dilakukan secara sepihak tanpa alasan yang jelas, meskipun sebelumnya telah ditetapkan melalui mekanisme musyawarah dan memiliki dasar administratif resmi.

 

Surat permohonan tersebut turut ditembuskan kepada sejumlah pihak, antara lain Bupati Lombok Timur, Kepala BKPSDM Kabupaten Lombok Timur, Kepala UPT Dikbud Suralaga, Ketua PGRI Cabang Suralaga, serta pihak terkait lainnya.

 

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak kepala sekolah maupun Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Timur terkait tuntutan tersebut.

 

Para guru berharap permohonan mutasi tersebut dapat segera diproses demi menjaga keberlangsungan pendidikan dan kepentingan peserta didik di SDN 1 Paok Lombok.(TT).

Exit mobile version