Topikterkini.com.LOMBOK TIMUR — Haerul Warisin menegaskan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk segera turun langsung ke lapangan guna memastikan distribusi gas LPG berjalan lancar dan tepat sasaran.
Langkah ini diambil menyusul adanya laporan masyarakat terkait kelangkaan dan dugaan penimbunan LPG di sejumlah wilayah di Lombok Timur.
Dalam keterangannya, Haerul Warisin menekankan bahwa OPD tidak hanya bekerja di balik meja, tetapi harus aktif memantau kondisi riil di masyarakat.
Ia meminta instansi terkait, termasuk dinas perdagangan dan aparat pengawas, untuk melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke agen dan pangkalan LPG.
“Kami tidak ingin ada permainan yang merugikan masyarakat. OPD harus turun langsung, cek distribusi, dan pastikan tidak ada penimbunan,” tegasnya,12/04/2026.
Selain itu, Bupati juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam pengawasan. Ia meminta warga segera melapor apabila menemukan indikasi penimbunan atau praktik penjualan LPG di atas harga eceran tertinggi (HET).
“Jika ada yang menimbun atau menjual tidak sesuai aturan, segera laporkan. Pemerintah akan tindak tegas,” tambahnya.
Pemerintah daerah berkomitmen menjaga stabilitas pasokan LPG, terutama bagi masyarakat kecil yang sangat bergantung pada subsidi energi tersebut.
Koordinasi dengan pihak Pertamina dan aparat penegak hukum juga terus dilakukan guna memastikan distribusi berjalan sesuai ketentuan.
Langkah ini diharapkan mampu mengatasi kelangkaan LPG sekaligus mencegah praktik curang yang merugikan masyarakat luas.(TT).

