Topikterkini.com.LOMBOK TIMUR— Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI, Sodik Mudjahid, meninjau langsung proses pengembangan Rumah Sehat Baznas di Kabupaten Lombok Timur.
Dalam kunjungannya, ia memastikan kesiapan fasilitas dan peralatan kesehatan yang akan digunakan.
Sodik menyampaikan bahwa rencana pengembangan Rumah Sehat Baznas di Lombok Timur saat ini masih berada dalam tahap proses administratif.
Keputusan lanjutan akan dibahas dalam rapat pleno pimpinan Baznas RI dalam waktu dekat.
“Secara administratif, Pak Bupati sudah menyampaikan suratnya. Karena kami pengurus baru, ini akan kami proses dalam rapat pleno, insya Allah bulan ini,” ujar Sodik saat meninjau lokasi.
Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur telah mengajukan permohonan resmi kepada Baznas RI terkait pengembangan fasilitas layanan kesehatan tersebut.
Namun, sebagai kepengurusan baru, pihaknya perlu memastikan seluruh proses berjalan sesuai mekanisme internal organisasi.
Dalam kesempatan tersebut, Sodik juga melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi fasilitas dan alat kesehatan di lokasi calon Rumah Sehat Baznas. Berdasarkan hasil peninjauan, ia menilai peralatan yang tersedia sudah cukup memadai.
“Tadi saya secara pribadi memeriksa dan melihat langsung peralatannya. Secara umum sudah memenuhi standar Rumah Sehat Baznas,” jelasnya.
Meski demikian, ia menekankan bahwa realisasi pengembangan tetap bergantung pada keputusan rapat pleno Baznas RI, khususnya terkait alokasi anggaran yang harus dibagi secara proporsional ke berbagai daerah di Indonesia.
Sodik juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur dan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat dalam mendorong percepatan program tersebut. Menurutnya, sinergi antara Baznas pusat, Baznas daerah, dan pemerintah menjadi kunci keberhasilan pengembangan.
“Dukungan dari Pak Bupati dan Pak Gubernur sangat luar biasa. Ini menjadi modal penting agar Lombok Timur bisa semakin mandiri dalam pengembangan program Baznas,” katanya.
Lebih lanjut, ia menyebut Lombok Timur sebagai salah satu daerah yang memiliki potensi untuk mandiri dalam pengembangan program Baznas, melalui optimalisasi sumber daya lokal dan kolaborasi berbagai pihak.
Kendati demikian, Sodik menegaskan bahwa dukungan secara pribadi tetap harus diikuti dengan keputusan kelembagaan melalui rapat pleno.
“Secara pribadi tentu kami mendukung maksimal. Tapi secara prosedur harus diputuskan dalam rapat pleno, termasuk pengaturan anggarannya,” tegasnya.
Baznas berharap, dengan kesiapan fasilitas serta dukungan dari berbagai pihak, pengembangan Rumah Sehat Baznas di Lombok Timur dapat segera terealisasi dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.(TT).

