Site icon Topik Terkini

FP2K Pertanyakan Kepemimpinan Kadis Dikbud Lombok Timur, Sebagian Gedung Sekolah Butuh Sentuhan Dunia Pendidikan Semakin Menurun!

Topikterkini.com.LOMBOK TIMUR— Forum Pemuda Pemantau Kebijakan (FP2K) Lombok Timur menyoroti kepemimpinan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lombok Timur, Nurul Wathoni.

 

Kritik tersebut disampaikan menyusul belum terlihatnya terobosan signifikan dalam sektor pendidikan di daerah tersebut.

 

Perwakilan FP2K, Wahyu, mengatakan hingga saat ini pihaknya belum melihat langkah konkret dari pimpinan Dikbud dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

 

“Belum ada terlihat gebrakan dari Kadis Dikbud saat ini,” ujar Wahyu, Senin (4/5/2026).

 

Menurutnya, citra prestasi yang melekat pada sosok Kepala Dinas dinilai belum sejalan dengan kondisi di lapangan. Ia menyoroti masih banyaknya gedung sekolah di Lombok Timur yang belum mendapatkan perbaikan, sehingga mengganggu aktivitas belajar mengajar siswa.

 

“Banyak gedung sekolah yang belum direhabilitasi, ini berdampak langsung pada kenyamanan dan kelancaran proses pembelajaran,” katanya.

 

Selain infrastruktur, FP2K juga menilai perhatian terhadap siswa berprestasi masih minim. Wahyu menyebut siswa tingkat SD dan SMP yang meraih prestasi belum mendapatkan dukungan optimal dari Dinas Pendidikan.

 

“Kurangnya perhatian terhadap siswa berprestasi serta minimnya komunikasi antara Dikbud dan pihak sekolah menjadi catatan penting,” tambahnya.

 

FP2K juga menyoroti dugaan kasus keracunan yang dialami sejumlah siswa setelah mengonsumsi makanan dari program MBG. Dalam hal ini, Dikbud Lombok Timur dinilai belum menunjukkan respons tegas maupun koordinasi intensif dengan dinas terkait.

 

“Terkait dugaan keracunan tersebut, kami menilai Dikbud terkesan pasif dan belum ada langkah nyata untuk mendesak penanganan lebih lanjut,” ujar Wahyu.

 

Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Timur belum memberikan keterangan resmi terkait berbagai kritik yang disampaikan FP2K.(TT).

Exit mobile version