TAKALAR, Topikterkini.com – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Kabupaten Takalar menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi dalam membangun pendidikan yang bermutu dan merata.
Upacara tingkat kabupaten yang berlangsung di Lapangan Kantor Bupati Takalar, Senin (4/5/2026), diikuti jajaran pemerintah daerah, tenaga pendidik, pelajar, serta unsur Forkopimda.
Sekretaris Daerah Takalar, Dr. Muhammad Hasbi, S.STP., M.AP., M.Kom., yang hadir mewakili Bupati Takalar, menegaskan bahwa pembangunan pendidikan harus berjalan seiring dengan perkembangan zaman, termasuk melalui digitalisasi pembelajaran.
Dalam pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI yang dibacakannya, disampaikan lima strategi utama kementerian untuk meningkatkan kualitas pendidikan nasional.
Strategi tersebut meliputi pembangunan dan revitalisasi satuan pendidikan, digitalisasi pembelajaran, peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru, penguatan karakter peserta didik, hingga perluasan akses layanan pendidikan yang fleksibel dan terjangkau.
Selain itu, peningkatan kualitas pembelajaran melalui penguatan literasi, numerasi, STEM, dan Tes Kemampuan Akademik (TKA) juga menjadi perhatian penting pemerintah.
Sekda Takalar menilai keberhasilan kebijakan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh program, tetapi juga pola pikir dan komitmen bersama dalam menjalankannya.
Menurutnya, terdapat tiga pilar utama yang harus dimiliki dalam memajukan pendidikan, yakni pola pikir maju, mental kuat, dan misi yang lurus.
“Tanpa ketiga hal tersebut, program pendidikan hanya akan berhenti pada seremonial dan formalitas semata,” tegasnya.
Melalui momentum Hardiknas 2026, Pemkab Takalar berharap seluruh elemen pendidikan dapat terus bersinergi demi melahirkan generasi yang cerdas, berdaya saing, dan berkarakter kuat. (*)

