Topikterkini.com. LOMBOK TIMUR— Para pedagang korban kebakaran pasar di Kabupaten Lombok Timur mendatangi kantor bupati untuk menyampaikan aspirasi terkait bantuan modal usaha dan relaksasi kredit akibat kerugian yang mereka alami pascakebakaran.
Dalam hearing tersebut, para pedagang didampingi oleh Ahmad Asdaruddin dan Muh Zaini. Mereka diterima oleh Asisten II Setda Kabupaten Lombok Timur karena Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin, berhalangan hadir lantaran sedang mengikuti agenda bersama Otoritas Jasa Keuangan.
Selain menyampaikan tuntutan terkait bantuan modal usaha dan relaksasi kredit, para pedagang juga mempertanyakan data penerima bantuan yang disalurkan melalui Badan Amil Zakat Nasional.
Menurut para pedagang, jumlah korban terdampak kebakaran mencapai 217 orang. Namun, bantuan yang telah disalurkan melalui Baznas disebut baru diterima oleh 112 pedagang.
“Kami berharap seluruh 217 pedagang terdampak bisa mendapatkan bantuan secara merata,” ujar Ahmad Asdaruddin.
Para pedagang berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret agar mereka dapat kembali menjalankan usaha dan memulihkan pendapatan pascakebakaran.(TT).

