Site icon Topik Terkini

*Diduga Salah Gunakan Gas 3 Kg Subsidi, Alta Bakery di Sepatan Timur Disorot*

 

*Topikterkini.com,Tangerang* – Penggunaan gas LPG 3 kg Bersubsidi yang seharusnya untuk rumah tangga dan UMKM mikro, diduga disalahgunakan oleh pelaku usaha skala menengah di Kabupaten Tangerang.

Pantauan di lapangan, Selasa 02/06/2026, sebuah usaha bakery di Jl. Raya Gatot Soebroto, Tanah Merah, Kecamatan Sepatan Timur, terlihat menggunakan tabung gas melon 3 kg untuk mengoperasikan lebih dari 2 unit oven deck berkapasitas besar.

Dalam dokumentasi foto, tampak 3 tabung gas 3 kg disusun di samping oven. Sementara tumpukan loyang roti yang banyak mengindikasikan produksi dalam skala ruko yang sudah bejalan 1 tahun, bukan usaha rumahan.

Padahal, sesuai program “Subsidi Tepat” dari Pertamina, gas LPG 3 kg hanya diperuntukkan bagi rumah tangga miskin, usaha mikro kecil, nelayan, dan petani yang datanya sudah terdaftar by name by address.

*Pengusaha yang ternama Roti Alta Bekery Diduga Melanggar Aturan & Merugikan Negara*
Pengamat energi menyebut, penyalahgunaan subsidi ini merugikan negara dan masyarakat yang berhak. “Gas 3 kg itu disubsidi APBN biar harga pokok rumah tangga nggak naik. Kalau dipakai buat 3 oven gede di ruko, 1 hari bisa habis tiga tabung. Itu namanya nggak tepat sasaran,” ujar sumber internal Pertamina.

Agen dan pangkalan resmi LPG 3 kg saat ini sudah wajib scan KTP + cek data pembeli lewat aplikasi Subsidi Tepat. Usaha menengah ke atas seperti bakery dengan oven deck seharusnya menggunakan gas non-subsidi seperti Bright Gas 12 kg atau tabung 50 kg.

*Imbauan Pertamina & Pemda*
Pihak Pertamina melalui Marketing Operation Region III mengimbau pelaku usaha agar menggunakan gas sesuai peruntukannya. Pelanggaran dapat berakibat pencabutan hak beli dan sanksi sesuai ketentuan.

Pemerintah Kabupaten Tangerang juga diminta memperketat pengawasan di lapangan agar subsidi energi benar-benar sampai ke kelompok yang membutuhkan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pemilik usaha roti Alta bakery belum memberikan keterangan resmi terkait penggunaan gas subsidi tersebut.

Pungkasnya.(Budi Santoso)

Exit mobile version