Topikterkini.com.LOMBOK TIMUR— Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Suralaga, Kabupaten Lombok Timur, menjadi sorotan.
Sejumlah pihak mempertanyakan pengelolaan penerima manfaat yang disebut mencapai lebih dari 3.000 orang dan diduga berada di bawah kendali seorang Koordinator Kecamatan (Korcam) yang juga menjabat sebagai Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG),06/06/2026.
Selain itu, muncul informasi bahwa masih terdapat dua dapur MBG yang belum beroperasi. Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan terkait pemerataan pelayanan dan kesiapan operasional program di wilayah tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, penerima manfaat yang dikelola oleh SPPG tersebut disebut mencapai sekitar 3.000 lebih orang. Sementara itu, beberapa pihak menilai distribusi penerima manfaat perlu dilakukan secara lebih merata agar pelayanan program dapat berjalan optimal.
Di sisi lain, beredar dugaan adanya kendala dalam proses operasional sejumlah dapur MBG. Namun hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat keterangan resmi yang dapat mengonfirmasi dugaan tersebut.
Sejumlah masyarakat berharap pemerintah dan pihak terkait dapat memberikan penjelasan terbuka mengenai alasan belum beroperasinya dua dapur tersebut serta mekanisme penentuan penerima manfaat yang saat ini dikelola oleh masing-masing SPPG.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Korcam Suralaga maupun pengelola SPPG yang bersangkutan belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan rangkap jabatan, jumlah penerima manfaat yang dikelola, serta alasan belum beroperasinya dua dapur MBG dimaksud.
Pemerintah daerah dan instansi terkait diharapkan dapat melakukan evaluasi guna memastikan program MBG berjalan sesuai ketentuan, transparan, dan memberikan manfaat yang merata bagi masyarakat.(TT).

