Site icon Topik Terkini

Dampak Perayaan 1 Muharram di Lombok Timur Dinilai Dongkrak Ekonomi, Bupati: UMKM dan Masyarakat yang Merasakan Manfaat

Topikterkini.com.LOMBOK TIMUR– Perayaan 1 Muharram yang digelar selama sepekan di Lapangan Porda, Kabupaten Lombok Timur, mendapat perhatian besar dari masyarakat.

 

Ribuan pengunjung dari berbagai kalangan memadati lokasi acara hingga malam puncak perayaan, menciptakan aktivitas ekonomi yang dinilai memberikan dampak positif bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

 

Selama berlangsungnya rangkaian kegiatan, kawasan acara dipenuhi pengunjung, mulai dari generasi muda hingga keluarga yang datang untuk menikmati berbagai hiburan dan kegiatan yang diselenggarakan dalam festival tersebut.

 

Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin, mengatakan tingginya jumlah pengunjung berdampak pada meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya para pedagang dan pelaku UMKM yang berjualan di sekitar lokasi kegiatan.

 

“Perputaran uang ratusan juta rupiah sudah pasti ada. Yang menerima manfaat langsung adalah para pelaku UMKM dan masyarakat yang terlibat dalam kegiatan ini,” ujar Haerul Warisin,23/06/2026.

 

Menurutnya, penyelenggaraan kegiatan berskala besar seperti perayaan 1 Muharram tidak hanya menjadi sarana hiburan dan syiar keagamaan, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui meningkatnya transaksi perdagangan selama acara berlangsung.

 

Bupati yang akrab disapa H. Iron itu juga mengajak masyarakat untuk melihat dampak kegiatan tersebut secara positif. Ia menilai manfaat ekonomi yang dirasakan masyarakat perlu menjadi perhatian bersama, di samping berbagai aspek lain yang berkembang dalam diskusi publik.

 

“Kita tidak perlu berpikir negatif. Mari kita melihat sisi positifnya, karena manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat dan para pelaku UMKM,” katanya.

 

Sejumlah pedagang mengaku mengalami peningkatan penjualan dibandingkan hari-hari biasa.

 

Perayaan 1 Muharram di Lombok Timur tahun ini menjadi salah satu agenda yang menyedot perhatian masyarakat, sekaligus dinilai memberikan efek berganda (multiplier effect) terhadap perekonomian lokal melalui meningkatnya aktivitas perdagangan, jasa, dan sektor usaha kecil di sekitar lokasi acara.(TT).

Exit mobile version