Site icon Topik Terkini

Bupati Takalar Resmi Buka MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi, Awali Pendidikan Berasrama 330 Siswa

TAKALAR, Topikterkini.com – Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, secara resmi membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Takalar tahun Ajaran 2026/2027. Pembukaan ini menjadi tanda dimulainya operasional Sekolah Rakyat yang mengusung konsep pendidikan berasrama.

Kegiatan berlangsung meriah dengan berbagai penampilan siswa, mulai dari Angngaru, tari kreasi daerah hingga pidato berbahasa Inggris. Suasana penuh semangat turut disaksikan oleh ratusan orang tua yang mengantar putra-putri mereka mengikuti hari pertama MPLS.

Acara tersebut dihadiri Wakil Bupati Takalar Dr. H. Hengky Yasin, Sekretaris Daerah Takalar, unsur Forkopimda, perwakilan Kementerian Sosial RI, PPK Kementerian PUPR, Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan, pimpinan OPD, para camat, kepala sekolah, tenaga pendidik, serta wali asuh.

Dalam sambutannya, Bupati Daeng Manye mengatakan kehadiran Sekolah Rakyat di Takalar merupakan hasil perjuangan panjang Pemerintah Kabupaten Takalar yang terus melengkapi seluruh persyaratan meski masa pengusulan program telah berakhir.

“Alhamdulillah, perjuangan itu membuahkan hasil. Takalar dipercaya menjadi salah satu daerah penerima program Sekolah Rakyat untuk jenjang SMP dan SMA sekaligus,” ujar Daeng Manye, Selasa (14/7/2026).

Pada tahun ajaran perdana, Sekolah Rakyat Takalar menerima 330 siswa, terdiri atas peserta didik asal Kabupaten Takalar dan 60 siswa dari Kabupaten Gowa yang akan menjalani sistem pendidikan berasrama bersama.

Bupati berharap seluruh siswa memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya. “Kalau menanam padi, tiga bulan sudah panen. Tetapi pendidikan baru akan kita panen hasilnya 10 sampai 20 tahun ke depan. Saya berharap dari Sekolah Rakyat ini lahir dokter, tentara, polisi, camat, bupati bahkan menteri yang membawa kemajuan bagi bangsa,” tutupnya. (*)

Exit mobile version