TAKALAR, Topikterkini.com – Momentum Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2026 dimanfaatkan Forum Anak Panrannuang Takalar untuk mengajak seluruh elemen masyarakat lebih serius memenuhi hak-hak anak.
Usai mengikuti upacara peringatan HAN di Lapangan Kantor Bupati Takalar, Ketua Forum Anak Panrannuang Takalar periode 2026–2027, Muhammad Al Qadri, menyampaikan harapannya kepada pemerintah dan masyarakat.
Menurut Al Qadri, Hari Anak Nasional tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial tahunan semata. Ia menegaskan bahwa anak merupakan subjek pembangunan yang memiliki hak untuk didengar, dilindungi, dan diberikan kesempatan berkembang sesuai potensinya.
“Melalui Hari Anak Nasional ini kami ingin mengingatkan bahwa anak bukan hanya objek pembangunan, tetapi juga memiliki sepuluh hak yang wajib dipenuhi,” ujar Al Qadri.
“Momentum ini penting agar masyarakat dan pemerintah semakin memperhatikan pemenuhan hak anak,” tambahnya.
Ia berharap Pemerintah Kabupaten Takalar memberikan ruang yang lebih luas kepada Forum Anak untuk terlibat dalam berbagai program pembangunan daerah.
Menurutnya, partisipasi Forum Anak akan memperkuat keterlibatan generasi muda dalam memberikan masukan terhadap kebijakan yang berkaitan dengan anak.
Selain menjadi wadah aspirasi, Forum Anak juga diharapkan mampu menjadi ruang pengembangan bakat, kreativitas, serta kepemimpinan anak-anak di Kabupaten Takalar.
Al Qadri mengungkapkan Forum Anak Panrannuang Takalar kini menargetkan mampu meraih kategori unggul pada Forum Anak Nasional (FAN) Award 2027 melalui peningkatan kualitas program dan partisipasi anggotanya.
Ia optimistis target tersebut dapat dicapai apabila seluruh pemangku kepentingan memberikan dukungan terhadap program perlindungan dan pemberdayaan anak.
Peringatan Hari Anak Nasional 2026 pun menjadi pengingat bahwa masa depan daerah bergantung pada komitmen bersama dalam memenuhi hak serta melindungi setiap anak dari berbagai bentuk kekerasan dan diskriminasi. (*)

