Topikterkini.com.LOMBOK TIMUR— Upaya mendorong transformasi digital di tingkat desa terus dilakukan melalui pendataan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Kegiatan tersebut dilaksanakan mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram melalui program Kuliah Kerja Partisipatif (KKP) di Desa Sepapan, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur, pada 24 Juli 2026.
Pendataan UMKM menjadi salah satu langkah awal dalam memetakan potensi ekonomi masyarakat sekaligus mendukung pengembangan desa berbasis digital.
Data yang terkumpul diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai jenis usaha, produk, serta potensi pelaku UMKM yang ada di Desa Sepapan.
Salah satu Ketua KKP UIN Mataram, Denny Firdaus, mengatakan kegiatan pendataan tersebut merupakan bagian dari upaya mahasiswa untuk membantu masyarakat dan pemerintah desa dalam mengidentifikasi potensi UMKM yang dapat dikembangkan melalui pemanfaatan teknologi digital.
“Pendataan ini penting untuk mengetahui potensi dan kondisi UMKM yang ada di Desa Sepapan. Ke depan, data tersebut diharapkan dapat menjadi dasar dalam mendorong UMKM agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan pemasaran digital,” ujar Denny Firdaus.
Menurutnya, transformasi desa digital tidak hanya berkaitan dengan penggunaan teknologi dalam pelayanan pemerintahan, tetapi juga bagaimana masyarakat, khususnya pelaku UMKM, dapat memanfaatkan teknologi untuk memperluas jangkauan pemasaran dan meningkatkan daya saing produk lokal.
Melalui kegiatan KKP tersebut, mahasiswa UIN Mataram juga diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Desa Sepapan.
Pendampingan dan pendataan UMKM menjadi salah satu bentuk keterlibatan mahasiswa dalam mendukung pengembangan potensi ekonomi desa.
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi Desa Sepapan untuk membangun basis data UMKM yang lebih terarah, sehingga potensi usaha masyarakat dapat dikembangkan secara berkelanjutan sejalan dengan proses transformasi menuju desa digital.(TT).

