Site icon Topik Terkini

Minta Warga Laporkan Jalan Rusak dan Berlubang! Masyarakat Ramai-Ramai Unggah Keluhan Nilai Bupati Iron OMong Doang

Topikterkini.com.LOMBOK TIMUR — Pernyataan Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, yang meminta masyarakat menginformasikan dan mengundangnya jika menemukan kondisi jalan rusak atau berlubang, mendapat respons dari warga.

 

Sejumlah masyarakat mulai ramai-ramai menyampaikan keluhan melalui media sosial dengan mengunggah foto kondisi jalan yang dinilai memprihatinkan dan membutuhkan perhatian pemerintah daerah.

 

Salah satunya kondisi jalan penghubung Desa Loyok menuju Desa Gelora yang disebut hanya memiliki panjang sekitar 300 meter. Dalam unggahan warga, ruas jalan tersebut tampak mengalami kerusakan cukup parah, dengan permukaan berlubang, berbatu dan tidak rata.

 

Warga menyebut kondisi jalan tersebut kerap membahayakan pengguna jalan, termasuk anak-anak yang melintas. Bahkan, kecelakaan akibat kondisi jalan tersebut disebut beberapa kali terjadi.

 

“Jalan Desa Loyok menuju Desa Gelora cuma 300 meter. Banyak dan sering kecelakaan, anak-anak dan pengguna jalan jatuh. Mohon perhatian dinas terkait,” tulis warga dalam unggahannya,12/08/2026.

 

Keluhan tersebut menjadi salah satu bentuk respons masyarakat terhadap ajakan Bupati Haerul Warisin agar warga menyampaikan informasi mengenai jalan rusak di wilayahnya.

 

Namun, di tengah ramainya laporan masyarakat, muncul pula sorotan terhadap sejumlah usulan perbaikan jalan yang disebut telah diajukan sejak 2025, tetapi hingga kini dinilai belum mendapatkan tindak lanjut yang jelas.

 

Kondisi itu membuat sebagian masyarakat mempertanyakan keseriusan pemerintah daerah dalam menangani persoalan infrastruktur jalan.

 

Sebagian warga menilai, apabila masyarakat sudah diminta melaporkan secara langsung kondisi jalan rusak, maka laporan tersebut semestinya diikuti dengan langkah konkret berupa verifikasi, penganggaran, hingga perbaikan.

 

“Jangan hanya meminta masyarakat melapor. Kalau sudah dilaporkan, harus ada tindak lanjut,” menjadi salah satu sorotan yang berkembang di tengah masyarakat.

 

Meski demikian, terkait tudingan bahwa pernyataan Bupati hanya sebatas “omong kosong”, hal tersebut masih merupakan penilaian atau kritik dari masyarakat dan perlu dikonfirmasi kepada pihak Pemerintah Kabupaten Lombok Timur.

 

Masyarakat berharap pemerintah tidak hanya menunggu laporan, tetapi juga aktif melakukan pemetaan terhadap ruas-ruas jalan yang mengalami kerusakan, terutama jalan yang menjadi akses utama warga dan berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.(TT).

Exit mobile version