Site icon Topik Terkini

Misteri Penemuan Mayat Bayi di Su’rulangi Polsel, Polisi Masih Selidiki Pihak yang Terlibat

Tim Inafis Polres Takalar melakukan olah TKP penemuan mayat bayi di Desa Su'rulangi. (Dok. Ist)

TAKALAR, Topikterkini.com — Misteri penemuan mayat bayi laki-laki di belakang Gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), Dusun Bontomanai, Desa Su’rulangi, Kecamatan Polongbangkeng Selatan (Polsel), Kabupaten Takalar, masih menjadi perhatian kepolisian.

Anggota Polsek Polsel Polres Takalar, Aipda Syamsuddin, mengatakan pihaknya telah menerima laporan dan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan.

“Kami sudah menerima laporan terkait penemuan mayat bayi tersebut dan telah mendatangi lokasi untuk mengamankan TKP serta melakukan pemeriksaan awal,” jelasnya.

Baca Juga : Penemuan Mayat Bayi di Belakang Gedung KDMP Gegerkan Warga Takalar

Polisi memperkirakan bayi tersebut telah meninggal sekitar tiga hari sebelum ditemukan.

“Diperkirakan mayat bayi tersebut sudah tiga hari sebelum akhirnya ditemukan,” ungkap Aipda Syamsuddin.

Setelah proses penanganan dilakukan, jenazah bayi tersebut kemudian dimakamkan pada Selasa (11/8/2026).

“Sudah dimakamkan kemarin pada hari Selasa di Jonga-jongaya, Lingkungan Ballo, Kelurahan Sombala Bella, Kecamatan Pattallassang,” kata Aipda Syamsuddin.

Baca Juga : Peduli Korban Kekerasan, Dirres PPA-PPO Polda Sulsel Jenguk Siswa SMKN 5 Takalar

Namun, pemakaman tersebut tidak menghentikan proses penyelidikan kepolisian. Polisi masih berupaya mengungkap bagaimana bayi tersebut bisa berada di belakang gedung KDMP.

“Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui kronologi serta pihak yang berkaitan dengan kejadian ini,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Su’rulangi, Rabaali, mengatakan kasus tersebut telah ditangani oleh pihak kepolisian.

“Terkait kejadian itu, sudah ditangani oleh pihak kepolisian dan saya kurang tahu persis kronologinya,” katanya.

Ia juga sempat meminta kepada wartawan agar kejadian tersebut tidak dipublikasikan.

Polisi hingga kini masih mengumpulkan informasi untuk mengungkap secara terang kronologi penemuan mayat bayi tersebut. (*)

Exit mobile version