Topikterkini.com.LOMBOK TIMUR— Pemerintah Kabupaten Lombok Timur terus mempercepat pendataan Perlindungan Sosial (Perlinsos) dengan menyisir masyarakat secara langsung untuk memastikan data penerima program sosial lebih akurat dan tepat sasaran.
Dalam pelaksanaannya, petugas pendataan turun ke lapangan untuk melakukan verifikasi dan pendataan masyarakat. Namun, di tengah percepatan tersebut, sejumlah petugas mengeluhkan keterbatasan fasilitas pendukung, terutama kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) untuk menunjang mobilitas selama menjalankan tugas.
Salah seorang petugas yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, petugas di lapangan juga perlu mendapat perhatian, khususnya terkait fasilitas yang dibutuhkan dalam menjalankan pendataan.
“Kami sebagai petugas juga perlu dilirik terkait fasilitas yang kami perlukan,” ujarnya.
Menurutnya, proses pendataan membutuhkan mobilitas yang cukup tinggi karena petugas harus mendatangi masyarakat secara langsung.
Kondisi tersebut tentu membutuhkan dukungan operasional agar proses pendataan dapat berjalan maksimal.
“Sebagai tenaga honda gaji kami tidam begitu banyak namu habis di di gunakan dalam pasilitas sedangkan kami juga sebagian sudab bekeluaarga,” Terangnya.
Keluhan tersebut diharapkan menjadi perhatian pemerintah daerah sehingga petugas dapat menjalankan tugas dengan lebih optimal.
Dukungan fasilitas, termasuk BBM dan kebutuhan operasional lainnya, dinilai penting untuk mempercepat penyelesaian pendataan Perlinsos di seluruh wilayah Lombok Timur.
Pendataan Perlinsos sendiri menjadi bagian penting dalam upaya pemerintah memastikan bantuan dan program perlindungan sosial diberikan kepada masyarakat yang benar-benar memenuhi kriteria.
Dengan data yang akurat dan dukungan fasilitas yang memadai bagi petugas, proses verifikasi di lapangan diharapkan dapat berjalan lebih efektif serta menghasilkan data sosial yang lebih valid.(TT).

