Topikterkini.com.LOMBOK TIMUR— Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Teknologi Sosial dan Kesehatan (ITSKes) Muhammadiyah Selong menggelar sosialisasi dan edukasi pencegahan stunting sekaligus pemberian makanan tambahan (PMT) bagi balita di wilayah Desa Pringgabaya Utara, Kecamatan Pringgabaya, Lombok Timur, Selasa (18/8/2026).
Kegiatan tersebut menyasar 55 balita yang berdasarkan data setempat tergolong stunting. Selain memberikan makanan tambahan, mahasiswa KKN juga memberikan edukasi kepada orang tua terkait pentingnya pemenuhan gizi, pola asuh, kebersihan lingkungan, serta upaya pencegahan stunting sejak dini.
Koordinator kegiatan, Ridho Diahurrahman, mengatakan sosialisasi dan edukasi tersebut penting untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya orang tua, mengenai pencegahan stunting dan pola asuh yang mendukung tumbuh kembang anak.
“Edukasi sekaligus pemberian makanan tambahan ini sangat penting untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pencegahan stunting serta pola asuh yang mendukung tumbuh kembang anak,” ujarnya secara tertulis.
Sementara itu, Ketua Kelompok KKN, Diarti Hariani, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kontribusi mahasiswa dalam membantu meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pencegahan stunting sekaligus mendukung pemenuhan kebutuhan gizi balita.
“Berdasarkan data yang kami terima, ada 55 anak balita yang tergolong stunting dan menjadi sasaran dalam kegiatan sosialisasi, edukasi stunting serta pemberian makanan tambahan,” kata Diarti.
Menurutnya, penanganan stunting tidak cukup hanya melalui pemberian makanan tambahan. Peran keluarga, masyarakat, tenaga kesehatan, pemerintah dan lembaga pendidikan juga diperlukan agar upaya pencegahan dapat dilakukan secara berkelanjutan.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya berhenti pada pemberian makanan tambahan, tetapi juga dapat meningkatkan kesadaran orang tua agar lebih memperhatikan asupan gizi dan tumbuh kembang anak. Pencegahan stunting harus dilakukan secara bersama-sama dan berkelanjutan,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, 55 balita yang menjadi sasaran menerima PMT sebagai salah satu bentuk dukungan terhadap pemenuhan kebutuhan gizi. Para orang tua juga mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya makanan bergizi dan pola asuh yang baik untuk mendukung pertumbuhan anak.
Sekretaris Desa Pringgabaya Utara, Lalu Ikhsan, mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan mahasiswa KKN ITSKes Muhammadiyah Selong tersebut.
Ia berharap kegiatan tersebut memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya kesehatan dan pemenuhan gizi balita sejak usia dini.
“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Pringgabaya Utara, khususnya dalam meningkatkan kesadaran tentang pentingnya kesehatan dan pemenuhan gizi bagi balita sejak dini,” tutup Lalu Ikhsan, S.Pd.(TT).

