Site icon Topik Terkini

Sekitar 400 Nasabah Koperasi Syariah Lia Hartiwi Tagih Pencairan Dana Rp1 Miliar Lebih

Topikterkini.com.LOMBOK TIMUR — Sekitar 400 nasabah Koperasi Syariah Lia Hartiwi dikabarkan masih menunggu pencairan dana tabungan, deposito, dan investasi dengan total nilai mencapai Rp1 miliar lebih.

 

Kondisi tersebut menimbulkan keresahan di kalangan nasabah yang hingga kini belum menerima pencairan dana mereka. Para nasabah pun menagih kejelasan kepada pihak manajemen koperasi terkait kepastian pengembalian dana.

 

Manager Koperasi Syariah Lia Hartiwi, sebagaimana disampaikan dalam keterangan yang diterima, membenarkan adanya dana nasabah yang belum dicairkan.

 

“Kalau tidak salah, sekitar 400 nasabah dan dana nasabah sekitar Rp1 miliar lebih belum dicairkan,” kata Lia Hartiwi,13/09/2026.

 

Ia menjelaskan, dana yang belum dicairkan tersebut meliputi tabungan, deposito, dan investasi nasabah.

 

Menurut Lia, kondisi keuangan koperasi mengalami kendala setelah terdapat empat unit koperasi yang bergerak di bidang pinjaman berhenti beroperasi. Hal itu disebut berdampak terhadap perputaran keuangan koperasi.

 

“Ada empat manager tempat dana macet dan nasabah juga tempatnya macet,” jelasnya.

 

Lia menegaskan, pihaknya membenarkan adanya dana nasabah yang belum dicairkan. Namun, ia menyebut proses pencairan masih menunggu penyelesaian sesuai dengan perjanjian yang berlaku.

 

“Ya, memang benar dana belum dicairkan,” tegasnya.

 

Ia menambahkan, pencairan dana tersebut ditargetkan paling lambat enam bulan sesuai dengan perjanjian.

 

“Kami masih menunggu dan paling lambat enam bulan sesuai perjanjian,” tandasnya.

 

 

 

Sementara itu, salah seorang nasabah menyampaikan harapannya agar dana yang telah ditabung dapat segera dicairkan oleh pihak koperasi.

 

Nasabah tersebut mengaku menyisihkan sebagian penghasilannya untuk menabung dengan harapan dana dapat dikelola dan dicairkan sesuai ketentuan yang disepakati.

 

“Kami capek mencari rezeki untuk menyisihkan dan menabung,” katanya.

 

Ia mengaku semula berharap aktivitas koperasi berjalan lancar. Namun, kondisi dana yang belum cair membuat dirinya merasa kecewa dan membutuhkan kepastian dari pihak manajemen.

 

“Saya kira akan berjalan mulus, namun nyatanya macet. Dana kami tak kunjung dicairkan,” tandasnya.

 

Para nasabah berharap pihak Koperasi Syariah Lia Hartiwi dapat memberikan penjelasan secara terbuka mengenai kondisi keuangan koperasi, mekanisme penyelesaian, serta kepastian waktu pencairan dana.(TT).

Exit mobile version