TAKALAR, Topikterkini.com – Rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berskala besar di Kabupaten Takalar mulai membuka harapan baru bagi penguatan ekonomi daerah. Pemerintah Kabupaten Takalar melihat rencana investasi tersebut sebagai peluang untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), memperluas lapangan kerja, dan mendorong tumbuhnya usaha masyarakat.
Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, membahas rencana tersebut bersama Direktur Utama PTPN I, Mayjen TNI Dr. Abdul Rivai Ras, dan General Manager PLN Sulselbar, Edyawan, pada Sabtu, 19 September 2026. Pertemuan awal itu turut melibatkan tim dari masing-masing pihak untuk membicarakan berbagai aspek perencanaan pembangunan.
PLTS yang direncanakan di Takalar itu disebut berpotensi menjadi yang terbesar di Indonesia. Namun, rencana tersebut masih membutuhkan proses kajian dan pembahasan lebih lanjut sebelum dapat dipastikan memasuki tahap pembangunan.
Bagi Takalar, peluang investasi energi terbarukan tersebut dinilai penting karena dapat menghadirkan aktivitas ekonomi baru di luar sektor-sektor yang selama ini menjadi penopang daerah. Kehadiran proyek berskala besar diharapkan mampu memperluas peluang usaha sekaligus meningkatkan daya tarik Takalar di mata calon investor.
Peningkatan PAD menjadi salah satu harapan yang mengemuka dalam rencana pengembangan tersebut. Meski demikian, besaran kontribusi terhadap pendapatan daerah nantinya akan bergantung pada skema investasi, ketentuan yang berlaku, aktivitas ekonomi yang terbentuk, serta mekanisme penerimaan yang menjadi hak pemerintah daerah.
Di sisi ketenagakerjaan, proyek ini berpotensi menciptakan kebutuhan pekerja pada tahap pembangunan maupun operasional. Pemerintah daerah dan pihak terkait diharapkan dapat membuka ruang bagi tenaga kerja lokal agar masyarakat Takalar memperoleh kesempatan untuk ikut menikmati manfaat investasi tersebut.
Peluang lainnya terletak pada tumbuhnya sektor usaha pendukung. Pelaku UMKM, penyedia jasa transportasi, perdagangan, usaha kuliner, hingga penyedia kebutuhan operasional berpotensi mendapatkan manfaat apabila aktivitas proyek mampu menciptakan permintaan ekonomi di kawasan sekitarnya.
Meski menawarkan prospek menjanjikan, pembangunan PLTS berskala besar juga memerlukan perencanaan matang. Kepastian lahan, kelayakan teknis, dampak lingkungan, kebutuhan jaringan listrik, dan transparansi proses investasi perlu menjadi perhatian agar pelaksanaan proyek nantinya berjalan sesuai ketentuan serta tidak mengabaikan kepentingan masyarakat.
Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye menyampaikan harapan agar proses pembahasan dapat berjalan baik sehingga rencana tersebut membawa manfaat bagi kemajuan daerah. “Mohon doa agar semuanya berjalan lancar untuk kemajuan masyarakat,” ungkapnya dalam pesan yang disampaikan terkait rencana tersebut.
Kini, tantangan berikutnya adalah memastikan rencana besar itu berkembang dari pembahasan awal menjadi proyek yang layak dan dapat direalisasikan. Jika seluruh tahapan terpenuhi, investasi PLTS tersebut diharapkan bukan hanya memperkuat pengembangan energi bersih, melainkan juga menjadi penggerak ekonomi, membuka kesempatan kerja, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Takalar. (*)

