TOPIKterkini.com – KONAWE UTARA | Suara kok yang beradu dengan senar raket, sorak penonton, hingga semangat para atlet menggema di Gedung Olahraga (GOR) Wanggudu, Konawe Utara, Selasa (22/9/2026). Sebanyak 133 pasangan pebulutangkis dari berbagai penjuru daerah ambil bagian dalam Open Turnamen Bulutangkis Kapolres Konut Cup IV yang digelar dalam rangka memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71.
Turnamen tahunan yang menjadi salah satu ajang olahraga paling bergengsi di Bumi Oheo itu resmi dibuka oleh Kapolres Konawe Utara, AKBP Dr. Rico Fernanda, S.H., S.I.K., M.H. Kehadiran ratusan peserta dan penonton membuat GOR Wanggudu dipenuhi atmosfer kompetisi sekaligus kebersamaan.
Peserta yang berlaga berasal dari 36 Persatuan Bulutangkis (PB) se-Konawe Utara, mewakili berbagai kalangan, mulai dari aparatur pemerintahan, perbankan hingga sektor swasta. Mereka akan bersaing pada tiga kategori pertandingan, yakni ganda putra kelas A, ganda putra kelas B, dan ganda putri kelas C.
Tercatat sebanyak 133 pasangan mengikuti turnamen tersebut, terdiri dari 32 pasangan kategori A, 69 pasangan kategori B, dan 32 pasangan kategori C.
Dalam sambutannya, AKBP Rico Fernanda menegaskan bahwa Kapolres Konut Cup bukan sekadar ajang mencari gelar juara, melainkan sarana mempererat persaudaraan dan membangun kebersamaan di tengah masyarakat.
“Alhamdulillah hari ini kita kembali melaksanakan Kapolres Konut Cup IV. Sebanyak 133 pasangan ikut berlaga. Saya tegaskan, kegiatan ini kita laksanakan untuk masyarakat. Tujuannya menjaga kebersamaan dan memperkuat kekompakan kita semua,” ujar Rico.
Menurutnya, kehadiran Polri tidak hanya terbatas pada tugas penegakan hukum, tetapi juga harus mampu hadir dalam ruang-ruang sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Melalui olahraga seperti bulutangkis ini, Polri ingin lebih dekat dengan masyarakat. Selain menjaga kesehatan, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk menjaring bibit-bibit atlet berbakat dari Konawe Utara. Yang paling penting, olahraga menjadi sarana mempererat silaturahmi. Di lapangan kita lawan, di luar lapangan kita tetap kawan,” katanya.
Antusiasme Tinggi Masyarakat
Pelaksanaan Kapolres Konut Cup IV tahun ini menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat. Peserta datang dari berbagai wilayah di Konawe Utara yang mencakup 13 kecamatan, 159 desa, dan 11 kelurahan.
Salah seorang peserta, Aspa (30), warga Kecamatan Lasolo yang turun di nomor ganda putra, mengaku telah lama menantikan turnamen tersebut.
“Kami memang sudah menunggu kegiatan ini. Terima kasih kepada Bapak Kapolres yang terus menghadirkan turnamen seperti ini. Selain berkompetisi, yang paling berharga adalah silaturahmi dan kebersamaannya. Jarang ada kesempatan bertanding dengan suasana semeriah ini,” ujarnya.
Momen pembukaan turnamen semakin semarak saat AKBP Rico Fernanda melakukan servis pertama sebagai tanda dimulainya pertandingan. Aksi tersebut disambut tepuk tangan meriah dari para peserta dan penonton yang memadati arena.
Tak hanya membuka kegiatan, Kapolres juga tampak berbaur dengan peserta dan masyarakat, menyapa para atlet serta menyaksikan pertandingan dari tribun bersama penonton.
Wadah Prestasi dan Kebersamaan
Melalui Kapolres Konut Cup IV, Polres Konawe Utara ingin menghadirkan ruang positif bagi masyarakat untuk berolahraga, berkompetisi secara sehat, sekaligus memperkuat hubungan sosial antarwarga.
Turnamen yang akan berlangsung hingga beberapa hari ke depan itu memperebutkan trofi dan hadiah jutaan rupiah. Lebih dari sekadar kompetisi, ajang tersebut diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet bulutangkis potensial yang kelak dapat mengharumkan nama Konawe Utara di tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara maupun nasional.
Dengan mengusung semangat “Kita Laksanakan untuk Masyarakat”, Kapolres Konut Cup IV menjadi bukti bahwa olahraga mampu menjadi jembatan kebersamaan, sekaligus ruang lahirnya talenta-talenta terbaik dari Bumi Oheo. (D).

