Site icon Topik Terkini

SPPG Suryawangi Lombok Timur Diduga Salurkan MBG Tidak Sesuai, Mengakibatkan 200 Orang Lebih Gangguan Kesehatan Massal

Topikterkini.com.LOMBOK TIMUR— Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Suryawangi, Kecamatan Labuhan Haji, Lombok Timur, menjadi sorotan setelah puluhan hingga ratusan penerima manfaat dilaporkan mengalami keluhan kesehatan berupa sakit perut, mulas hingga demam.

 

Kejadian tersebut di kabarkan, makanan yang diterima pada hari jumat 25 september dan mulai merasakan mules dan mencret ada yang sore,  malam dan di  Hari sabtu 26 september.

 

Keluhan tersebut disebut dialami sejumlah penerima manfaat, mulai dari siswa, guru, hingga kelompok penerima manfaat lainnya.

 

 

Sebagian warga dilaporkan mendapatkan perawatan di Puskesmas Labuhan Haji, sementara sebagian lainnya menjalani perawatan di rumah masing-masing.

 

 Kapolsek Labuhan Haji, Iptu Hidayat Syamsuri, membenarkan bahwa pihak kepolisian telah turun melakukan pengecekan ke SPPG Suryawangi dan sejumlah sekolah yang diduga terdampak.

 

 “Informasi sementara, disuspensi selama 30 hari untuk tidak beroperasi,” ujar Iptu Hidayat Syamsuri, Selasa (29/9/2026).

 

 Menurutnya, keluhan kesehatan yang diterima antara lain berupa sakit perut, mulas dan demam. Jumlah warga yang mengalami keluhan tersebut disebut mencapai lebih dari 200 orang.

 

 “Yang sakit perut sekitar 200 orang lebih, dari guru, siswa dan sebagian ibu hamil, balita dan ibu menyusui,” katanya.

 

 Salah satu lokasi yang disebut terdampak yakni SDN 2 Suryawangi. Selain itu, penerima manfaat dari program SPPG Suryawangi juga dilaporkan mendapatkan penanganan medis, baik di Puskesmas Labuhan Haji maupun di rumah masing-masing.

 

 Pihak kepolisian juga telah melakukan pengecekan ke lokasi dan sejumlah sekolah terkait guna memperoleh informasi mengenai kejadian tersebut.

 

 Hidayat mengingatkan agar pihak mitra penyelenggara program memperhatikan kualitas dan keamanan bahan makanan sebelum didistribusikan kepada penerima manfaat.

 

 “Kita harapkan kepada mitra agar melihat dan memperhatikan bahan yang akan diberikan kepada penerima manfaat,” ujarnya.

 

 Hingga berita ini ditulis, penyebab pasti keluhan kesehatan yang dialami para penerima manfaat belum dapat dipastikan. Dugaan tersebut masih memerlukan pemeriksaan dan penelusuran lebih lanjut oleh instansi terkait.

 

 Termasuk apakah kondisi tersebut berkaitan langsung dengan makanan yang didistribusikan SPPG Suryawangi, masih menunggu hasil pemeriksaan dari pihak berwenang.(TT).

Exit mobile version