TAKALAR, Topikterkini.com — Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, mencanangkan komitmen pelayanan 5S sebagai langkah memperkuat kualitas pelayanan publik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Takalar. Pencanangan tersebut berlangsung dalam Apel Gabungan di Lapangan Upacara Kantor Bupati Takalar, Senin (12/10/2026) pagi.
Kegiatan ini dirangkaikan dengan penandatanganan Komitmen Bersama Pelayanan Pemerintah Kabupaten Takalar oleh seluruh pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) dan camat se-Kabupaten Takalar.
Konsep 5S yang diusung meliputi Salam, Senyum, Sapa, Santun, dan Solusi. Komitmen tersebut menjadi upaya membangun budaya pelayanan yang lebih ramah, humanis, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Sebagai bentuk penguatan komitmen, Bupati Daeng Manye juga menyematkan Pin 5S secara simbolis kepada perwakilan OPD. Penyematan tersebut menandai dimulainya gerakan pelayanan sepenuh hati di lingkungan birokrasi Pemkab Takalar.
Dalam arahannya, Daeng Manye menegaskan bahwa pencanangan pelayanan 5S tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
“Komitmen pelayanan ini merupakan wujud keseriusan kita untuk memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh masyarakat Takalar. Saya minta kepada seluruh pimpinan OPD dan jajaran agar menerapkan konsep 5S ini dengan sungguh-sungguh di setiap unit kerja,” tegasnya.
Menurutnya, pelayanan publik yang berkualitas tidak hanya ditentukan oleh kecepatan penyelesaian administrasi, tetapi juga oleh sikap dan cara aparatur memperlakukan masyarakat yang membutuhkan layanan pemerintah.
“Berikan Salam saat menyambut, berikan Senyum yang tulus, Sapa dengan ramah, bersikap Santun dan yang paling penting berikan Solusi atas setiap permasalahan masyarakat. Sehingga masyarakat merasa benar-benar terlayani dengan baik, nyaman dan dihargai,” ujarnya.
Bupati berharap, penerapan 5S dapat menjadi kebiasaan seluruh aparatur sipil negara (ASN), baik di kantor OPD maupun di kantor kecamatan. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya mendapatkan pelayanan administratif, tetapi juga merasakan kemudahan, keramahan, dan kepastian dalam berurusan dengan pemerintah.
Ia juga menekankan pentingnya membangun kepercayaan masyarakat melalui pelayanan yang responsif dan berorientasi pada penyelesaian persoalan. Menurutnya, birokrasi harus hadir sebagai pemberi solusi, bukan justru menambah kesulitan bagi warga.
Apel Gabungan tersebut diikuti Wakil Bupati Takalar, Sekretaris Daerah, para asisten, staf ahli, kepala OPD, kepala bagian, camat, serta seluruh ASN lingkup Pemkab Takalar. Melalui pencanangan 5S ini, pemerintah daerah berharap kualitas pelayanan publik semakin meningkat dan kepercayaan masyarakat terhadap birokrasi semakin kuat. (*)

