Site icon Topik Terkini

*BANJARMASIN,TOPIKTERKINI.COM–*Bank Sampah Dahlia Berdaya Mandiri di RT.29 RW.03 Kelurahan Telawang, Kecamatan Banjarmasin Barat resmi di-launching hari ini dan otomatis tercatat sebagai Bank Sampah binaan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin. Hal tersebut ditegaskan langsung oleh Sekretaris DLH Kota Banjarmasin Pak Wahyu yang mewakili Kepala Dinas saat diwawancarai usai launching.

Menjawab pertanyaan soal legalitas dan regulasi, Pak Wahyu menegaskan dengan di-launchingnya Bank Sampah di RW.03 Kelurahan Telawang ini, maka secara otomatis bank sampah tersebut menjadi binaan DLH. “Dengan di-launching-nya pada hari ini bank sampah di RW 3 Kelurahan Telawang ini otomatis mereka bank sampah ini adalah pembinaan dari DLH. Pada saat launching kita memberikan bantuan peralatan untuk operasional bank sampah berupa timbangan, kalkulator, buku tabungan, dan buku pencatatan kegiatan,” tegas Wahyu.

Terkait pertanyaan tegas soal anggaran dan fasilitas di APBD 2026, Wahyu memastikan DLH setiap tahun selalu menganggarkan untuk pembentukan dan pembinaan bank sampah termasuk peralatan. Ia juga mengungkapkan adanya stimulan khusus untuk bank sampah yang aktif. “Kami juga di tahun ini menyediakan, ada bank sampah yang operasionalnya sudah lebih lima bulan dan nasabahnya di atas 50 itu kita berikan bantuan stimulan sebesar satu juta rupiah. Ini salah satu upaya kami mendorong bank sampah yang belum bergerak menjadi aktif lagi,” jelasnya.

Acara launching ini sendiri dihadiri lengkap oleh unsur pemerintahan dan masyarakat. Hadir Lurah Telawang Aji Laksono, Sekretaris Kelurahan Telawang Ibu Sari, Tim DLH Bapak Atim, Ketua RW.03 Iswanto, serta seluruh Agen 3R Kelurahan Telawang yang mewakili seluruh RT. Kepercayaan pengelolaan bank sampah tingkat kelurahan diberikan kepada RT.29 Gg Budaya berdasarkan Pokok Pikiran (Pokir) Anggota DPRD Kota Banjarmasin dan telah direstui Wali Kota Banjarmasin H. Muhammad Yamin.

Menjawab komitmen pendampingan satu tahun ke depan, DLH memberikan janji peningkatan status jika Bank Sampah Dahlia terbukti aktif dan volumenya besar. “Biasanya kalau bank sampah itu maju jalannya bagus, kita akan tingkatkan ke Pusat Daur Ulang skala rumah tangga. Kalau dulu hanya menerima sampah anorganik, di pusat daur ulang itu kita ajari bagaimana membuat tas dari sachet, bungkus mie, membuat keset, membuat ecobrick. Syaratnya bank sampahnya aktif,” ujar Wahyu.

Program ini sejalan dengan program prioritas Wali Kota H. Muhammad Yamin yakni bersih lingkungan dan gerakan pilah sampah dari sumbernya. Konsepnya jelas, sampah organik diolah warga menjadi kompos dan eco enzim di rumah, sedangkan sampah anorganik disalurkan ke bank sampah. Bank Sampah Dahlia Berdaya Mandiri RT.29 akan menjadi sentral penimbangan dan pengelolaan sampah anorganik bernilai ekonomi dari seluruh RT di Telawang.

Di akhir wawancara, Wahyu menyampaikan harapan besarnya untuk seluruh Kota Banjarmasin. “Harapan kami di masyarakat khususnya di tingkat RW, kalau bisa semua RW yang ada di Kota Banjarmasin ini sudah memiliki bank sampah. Karena sekarang pemerintah kota lagi gencar-gencarnya membuat program pilah sampah dari sumbernya, sumbernya ya rumah tangga. Mudah-mudahan bank sampah yang ada di Telawang ini dapat berjalan dengan baik, lancar dan mendapat ridho dari Allah SWT,” tutupnya.

Jurnalis : Danu
Editor. : Muhammad Nanda
Sumber : Kelurahan Telawang

Exit mobile version