TOPIKterkini.com – KENDARI | Brigjen TNI Hamim Tohari, M.A., resmi menjabat sebagai Komandan Korem (Danrem) 143/Halu Oleo (HO), menggantikan Brigjen TNI Raden Wahyu Sugiarto, S.I.P., M.Han. Prosesi serah terima jabatan (sertijab) di Markas Korem 143/HO dan dirangkaikan dengan acara pisah sambut yang berlangsung khidmat dan penuh keakraban. Kamis (5/11/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko, Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Andi Sumangerukka, Kapolda Sultra, Kajati Sultra, Ketua DPRD Sultra, para bupati dan wali kota, serta sejumlah pimpinan instansi vertikal.
Dalam sambutannya, Danrem 143/HO yang baru, Brigjen TNI Hamim Tohari, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian prosesi pergantian jabatan tersebut.
Ia juga mengungkapkan bahwa dirinya telah memiliki hubungan baik dengan sejumlah pejabat di Sulawesi Tenggara, termasuk Gubernur Sultra dan Pangdam XIV/Hasanuddin yang pernah menjadi atasan langsungnya dalam penugasan sebelumnya.
“Kami mohon dibukakan pintu untuk bisa bertugas di Korem 143/Halu Oleo di wilayah Sulawesi Tenggara ini,” ujar Brigjen TNI Hamim Tohari
Menurut Brigjen TNI Hamim Tohari, Sulawesi Tenggara merupakan daerah dengan karakteristik yang khas serta memiliki potensi sumber daya alam dan pembangunan yang besar. Namun, dinamika sosial dan berbagai potensi kerawanan di tengah masyarakat juga menjadi tantangan yang membutuhkan perhatian bersama.
Karena itu, ia berharap dukungan dan sinergi seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pemerintah daerah, TNI-Polri, serta instansi terkait dapat terus diperkuat.
“Sinergi tersebut dinilai penting untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus menciptakan kondisi wilayah yang kondusif bagi keberlangsungan pembangunan di Sulawesi Tenggara,” tutur Danrem 143/HO, Brigjen TNI Hamim Tohari
Sementara itu, pejabat lama Brigjen TNI Raden Wahyu Sugiarto dalam sambutan kesan dan pesannya menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran Korem 143/HO dan unsur Forkopimda atas dukungan, kebersamaan, serta kerja sama selama dirinya mengemban amanah sebagai Danrem.
Ia berharap hubungan baik dan sinergi yang telah terbangun selama masa kepemimpinannya dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan bersama pejabat Danrem yang baru.
Rangkaian acara pisah sambut ditutup dengan ramah tamah dan penyerahan cinderamata sebagai bentuk penghormatan sekaligus kenang-kenangan antara pejabat lama dan pejabat baru.
Usai menyerahkan tongkat kepemimpinan, Brigjen TNI Raden Wahyu Sugiarto selanjutnya akan mengemban tugas baru di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad) sebagai Perwira Tinggi (Pati) Sahli Bidang Ekonomi.
Pergantian kepemimpinan ini diharapkan menjadi momentum untuk semakin memperkuat soliditas dan sinergitas TNI bersama pemerintah daerah, Polri, serta seluruh elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan dan mendukung percepatan pembangunan di Sulawesi Tenggara. (Darman)

