Laporan Jurnalis Sultra : Darman
TOPIKterkini.com, Kendari — Kedatangan Presiden RI, Jokowidodo yang dijadwalkan pada hari Jumat tanggal 1 Maret 2019 ke Sulawesi Tenggara (Sultra), menuai banyak tanggapan. Salah satunya datang dari FORSI (Front Serikat Demokrasi) yang di kordinatori Bram Barakatino dan La Ode Hidayat.
“Kunjungan Jokowidodo ke Sultra patut diperjelas statusnya,” Kata Bram
Pria yang akrab disapa Bram itu menjelaskan, bahwa kedatangan jokowi apakah sebagai Capres atau sebagai presiden. Terangnya
“Tentu harus diperjelas status kedatanganya dulu, jangan sampai kunjungan itu dia (Jokowi dodo) sebagai calon presiden, kan ribet juga itu urusanya, sebab bawaslu harus memantau seluruh simpatisan yang terlibat didalamnya” ungkapnya saat ditemui awak media di salah satu warung kopi di Kota Kendari 27/02/019.
Di pihak lain, La Ode Hidayat menjelaskan bahwa jika kunjungan Jokowidodo Sebagai Presiden, Dia tentu harus memberi klarifikasi terkait beberapa hal yang pernah ia janjikan semasa Kampanye periode pertamnya. Jelasnya
Dirinya menerangkan, membludaknya warga negara Asing (WNA) sebagai tenaga kerja asing (TKA) asal cina di Sultra akhir – akhir ini juga patut di ketahui apa tanggapanya.
“Banyak janji – janji dia saat kampanye Pilpres periode pertamanya sampai saat ini belum terealisasi dengan baik. Disisi lain, kami ingin dia (Jokowi dodo) memberi klarifikasi atas membludaknya TKA asal cina di beberapa sektor pertambangan di Sultra ini. Sebab kebijakan Imigran ini datangnya dari pusat, bukan dari Sulawesi Tenggara” Terang La Ode Hidayat
Bram dan hidayat hendak melakukan aksi unjuk rasa agar semua persoalan tersebut bisa mendapatkan titik terang.
“Tentu aksi unjuk rasa kami akan lakukan, sebab publik harus tahu semuanya, benarkah dia merakyat atau malah menghindari kritik rakyat. Kami suda siapkan sejumlah masa yang siap melakukan aksi unjuk rasa di beberapa titik sesuai kunjungan Presiden Jokowi dodo” tukas bram.
Sebaliknya La Ode Hidayat mengharapkan agar Pihak yang berwajib tetap koperaktif menanggapi akasi unjuk rasa yang hendak mereka lakukan. Tutupnya

