Site icon Topik Terkini

Diancam Badik, Gadis 14 Tahun Diduga Pasrah Dicabuli di Sebuah Salon Cukur Rambut di Kelara

Ilustrasi (int)

Laporan Jurnalis Jeneponto : Rahmat

TOPIterkini.com, JENEPONTO – Kasus dugaan pencabulan kembali terjadi di Salon cukur rambut, Lingkungan Papasarang Kel. Tolo Kota Kec. Kelara yang diduga telah dilakukan oleh Syamsul Bin Mallu 16 Alamat Kampung Bontosunggu Desa Bungung Loe Kec. Turatea terhadap gadis dibawah umur (NF) 14 Siswi tsanawiyah Alamat Dusun Bukit Jaya Desa Bonto Lebang Kec. Kelara Kab. Jeneponto

Keluarga Korban Padati Halaman Kantor Polsek Kelara

Kronologis Kejadian : 
Pada hari sabtu tanggal 9 Maret 2019 sekitar pukul 14.00 Wita. Tepatnya di salon cukur milik Dg. Sila, pelaku mengajak korban ke Salon dan memaksa korban untuk berbuat mesum degan cara mengancam menggunakan sebilah badik kepada korban, karena takut korban pun melayai permintaan pelaku yang sangat bernafsu sambil memegang sebilah badik.

Setelah melampiaskan nafsunya pelaku mengantar korban ke rumahnya di Dusun Bukit Jaya Desa Bonto Lebang Kec. Kelara. Karena Korban ketakutan dan merasa terancam sehingga tidak mau terbuka untuk melaporkan

Dan pada hari selasa tanggal 12 Maret 2019 sekitar pkl 11.00 Wita atas desakan teman-teman sekolahnya sehingga korban melaporkan kepada Guru dan Kepala Sekokah Mts Kelara H. Rahman selanjutnya dengan diantar Kepala Sekolah dan Guru2nya korban melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Polsek Kelara.

Akibat dari kasus Siri’ tersebut pihak Polsek bertindak mencari pelaku dan sampai saat ini masih dalam pencarian.

Kasus tersebut telah tersebar luas dilingkungan kelurga korban, sehigga pihak keluarga korban beramai-ramai datangi Polsek kelara untnk menanyakan kondisi korban yang saat ini smentara diantar oleh Anggta Reskrim untuk di visum di RSU Lanto Dg. Pasewang Jl. Lingkar Kab. Jeneponto

Baca Juga : 

Keluarga korban semakin memadati halaman kantor Polsek Kelara untuk mencari tahu keberadaan pelaku namun tetap diberi pemahaman bahwa pelaku sementara dalam pencarian dan korban masih RSU Latopas Jeneponto.

Halaman kator Polsek Kelara banyak berdatangan Keluarga Korban di Polsek Kelara namun masih tetap dapat dikendalikan namun demikain Personil Polsek Kelara melaksanakan pengamanan sambil memberikan pemahaman  kepada keluarga korban untuk tidak berbuat Anarkis, memgingat kasusnya telah ditangani Polsek Kelara.

Exit mobile version