TOPIKTERKINI.COM.LOMBOK TIMUR — Polemik terkait penyaluran modal Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Lombok Timur terus menjadi sorotan publik. Menyikapi berbagai keluhan masyarakat mengenai ketidaktepatan data penerima bantuan, Ketua DPRD Lombok Timur, M. Yusri, angkat suara dan meminta warga untuk tetap tenang.
Menurut Yusri, DPRD telah menindaklanjuti laporan masyarakat dan segera mengambil langkah konkret untuk memastikan penanganan masalah dilakukan secara terbuka dan bertanggung jawab.
Ia memastikan bahwa DPRD akan memanggil Dinas Koperasi dan UMKM (Diskop) untuk memberikan klarifikasi terkait kisruh tersebut.
“Kami memahami kegelisahan masyarakat. Namun kami meminta semua pihak tetap bersabar dan tidak terprovokasi. DPRD segera memanggil Diskop untuk meminta penjelasan mengenai pendataan dan penyaluran bantuan modal ini,” ujar Yusri, Jumat (28/11/2025).
Ia menambahkan bahwa bantuan UMKM harus tepat sasaran dan diberikan kepada pelaku usaha yang benar-benar membutuhkan. Karena itu, DPRD menekankan pentingnya verifikasi yang lebih ketat serta transparansi dalam pendataan penerima.
“Kami ingin memastikan bantuan ini tidak menimbulkan kecemburuan sosial. Data penerima harus benar-benar valid, tidak boleh ada yang dipilih secara asal atau karena kedekatan tertentu,” tegasnya.
Yusri juga meminta masyarakat yang merasa dirugikan untuk melapor melalui kanal resmi agar proses penelusuran dapat dilakukan dengan baik.
Sementara itu, beberapa warga mengaku berharap pemanggilan Diskop oleh DPRD dapat memberikan kejelasan dan memperbaiki proses penyaluran bantuan ke depan.(TT).












