OPINI

Menjaga Nurani Bangsa Melalui Pers yang Peduli Kesehatan

14
×

Menjaga Nurani Bangsa Melalui Pers yang Peduli Kesehatan

Sebarkan artikel ini
Menjaga Nurani Bangsa Melalui Pers yang Peduli Kesehatan
dr. ERWIN PRATAMA. AR

Menjaga Nurani Bangsa Melalui Pers yang Peduli Kesehatan

Oleh: dr. Erwin Pratama, AR
(Kepala Puskesmas Tolo’)

Hari Pers Nasional bukan sekadar momentum seremonial bagi insan pers, tetapi juga menjadi pengingat akan peran strategis pers dalam menjaga nurani bangsa. Pers tidak hanya menyampaikan informasi, melainkan menjadi jembatan antara realitas kehidupan masyarakat dengan kebijakan yang diambil oleh para pemangku kepentingan. Dalam sektor kesehatan, peran pers menjadi semakin penting karena menyangkut hak dasar manusia yang paling fundamental, yaitu hak untuk hidup sehat.

Pers memiliki kekuatan besar dalam membentuk kesadaran publik tentang pentingnya kesehatan. Melalui pemberitaan yang akurat, edukatif, dan berimbang, pers mampu meningkatkan literasi kesehatan masyarakat. Informasi tentang pencegahan penyakit, pentingnya imunisasi, pola hidup sehat, hingga pemanfaatan layanan kesehatan menjadi pengetahuan berharga yang dapat menyelamatkan banyak nyawa. Dalam era digital saat ini, arus informasi yang begitu cepat sering kali diwarnai dengan hoaks dan misinformasi kesehatan. Di sinilah pers yang profesional dan berintegritas menjadi benteng utama dalam menyaring dan menyampaikan kebenaran.

Selain sebagai penyampai informasi, pers juga berperan sebagai pengawas sosial dalam penyelenggaraan layanan kesehatan. Pers yang peduli kesehatan mampu menyuarakan kondisi masyarakat, terutama kelompok rentan yang sering kali tidak memiliki ruang untuk menyampaikan aspirasi. Berbagai persoalan seperti keterbatasan akses layanan kesehatan, ketimpangan fasilitas, hingga kendala jaminan kesehatan masyarakat membutuhkan perhatian serius. Ketika pers hadir dan mengangkat realitas tersebut secara objektif, maka pers sedang menjalankan fungsi kemanusiaan sekaligus menjaga nurani bangsa.

Pers juga menjadi mitra strategis tenaga kesehatan dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap program-program kesehatan. Keberhasilan berbagai program kesehatan tidak hanya bergantung pada kesiapan fasilitas dan tenaga medis, tetapi juga pada penerimaan masyarakat. Melalui pemberitaan yang konstruktif, pers dapat memperkuat sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam mewujudkan derajat kesehatan yang lebih baik.

Di tengah berbagai tantangan kesehatan, termasuk munculnya penyakit menular baru, perubahan pola penyakit, serta kesenjangan akses layanan kesehatan, keberadaan pers yang peduli dan bertanggung jawab menjadi sangat dibutuhkan. Pers yang bekerja dengan menjunjung tinggi etika jurnalistik akan mampu menghadirkan informasi yang tidak hanya informatif, tetapi juga memberikan harapan dan solusi bagi masyarakat.

Pada momentum Hari Pers Nasional 2026, sudah sepantasnya kita memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh insan pers yang terus berjuang menyampaikan informasi yang mencerdaskan dan menyehatkan masyarakat. Semoga pers Indonesia senantiasa menjadi garda terdepan dalam menjaga nurani bangsa, memperjuangkan hak kesehatan masyarakat, serta mengawal terwujudnya Indonesia yang lebih sehat dan sejahtera.

Selamat Hari Pers Nasional 2026. Pers kuat, bangsa sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *