TAKALAR

Pemerintah Kelurahan Bontokadatto Lalsanakan Pelatihan Penanganan Stunting

92
×

Pemerintah Kelurahan Bontokadatto Lalsanakan Pelatihan Penanganan Stunting

Sebarkan artikel ini

TOPIKterkini.com, TAKALAR — Sebagai langkah percepatan penurunan angka stunting, Pemerintahan Kelurahan Bontokadatto Kecamatan Polongbangkeng Selatan melaksanakan pelatihan penanganan Stunting, Sabtu (1/6/2024).

Kegiatan pelatihan yang digelar di aula Kantor kelurahan Bontokadatto ini dihadiri Lurah Bontokadatto, Sekretaris Lurah, Ketua TP PKK Kelurahan Bontokadatto, Babinsa, Para Kepala Lingkungan, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, Karang Taruna, serta Kader Posyandu dan kader PKK.

Dalam kesempatan tersebut, Lurah Bontokadatto, Kaharuddin, SE.,M.Si, menjelaskan, pelatihan stunting ini bertujuan untuk memberikan pemahaman serta pengetahuan kepada para kader posyandu dalam hal penanganan stunting.

Kaharuddin menambahkan, meski angka kejadian pada tahun ini mengalami penurunan dari tahun sebelumnya (tahun 2023), yaitu dari jumlah 33 orang menjadi 29 orang, namun tentu hal ini masih dibutuhkan perhatian serius dan kerja ekstra.

“Tentu ini masih menjadi perhatian serius dan membutuhkan kerja ekstra baik pemerintah maupun stakeholder, dibutuhkan sinergitas dan kerjasama lintas sektor,” bebernya.

Di akhir sambutannya, Kaharuddin  juga berharap agar semua peserta dapat mengikuti pelatihan dengan seksama sehingga mampu menyerap materi, yang nantinya dapat di implementasikan dan dapat mengedukasi warga khususnya para orang tua yang terdampak stunting.

Sementara itu, Camat Polongbangkeng Selatan, Syarif Haris, SE.,M.AP, yang juga hadir sebagai narasumber pada kesempatan itu menyampaikan bahwa pihaknya akan terus berupaya agar kecamatan Polongbangkeng Selatan bisa zero stunting di Tahun 2025.

“Untuk itu, kami sangat mengharapkan kerjasama lintas sektor, khususnya para kader sebagai ujung tombak dan perpanjangan tangan dari pemerintah dalam mengedukasi masyarakat,” paparnya.

“Kami juga akan terus berupaya untuk memperjuangkan kesejahteraan para kader, semoga ini bisa terealisasi,” tambahnya.

Pihaknya pun meminta agar para kader dapat melakukan inovasi-inovasi dalam mengerahkan warga masyarakat sasaran untuk datang ke Posyandu.

“Langkah itu guna meningkatkan capaian partisipasi Balita yang datang ke posyandu,” imbuhnya.

Selain itu, hadir sebagai narasumber, Kabid Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinas Kesehatan (Dinkes) Takalar, Nurwahyuni, SKM, M. Kes, serta Kabid PPKBPPPA, Marwan, SE. Msi.

(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *