Topikterkini.com MATARAM (NTB) : DUA PASANGAN DR. ZULKIFLIMANSYAH DAN SUHAILI,SH
Doktor zul sebenarnya pasangan incumbent dengan doktor Rohmi tapi sudah pecah kongsi.Dimana Zul berpasangan dengan Suhaili eks bupati loteng selama 2 tahap. Sedangkan Rohmi berpasangan dengan doktor Musyafirin dari kabupaten sumbawa barat.
Bagi Zul rohmi merupakan aset yang sangat baik untuk melanjutkan periode ke dua dengan visi GEMILANG. Bahkan dulu Zul mau calon gubernur pertama berikrar tidak mau mencalonkan diri menjadi gubernur kalau bukan di dampingi oleh Rohmi sebagai wakil gubernur. Namun berkat kepiawaian TGB Majdi sebagai adik kandung Rohmi meluluhkan hati Rohmi menerima pinangan Zul sebagai wakilnya. Sebenarnya periode sekarang Rohmi mau menjadi orang kedua dari bang Zul dan di dukung oleh TGB Majdi. Tapi abituren ( anggota NW) bersikeras mendukung Rohmi sebagai candidat gubernur. Dan TGB Majdi mengalah akhirnya mendukung Rohmi sebagai candidat gubernur. Dengan pencalonan Rohmi sebagai gubernur menimbulkan perbedaan pendapat masyarakat NTB pendapat pertama mengatakan perempuan tidak boleh menjadi pemimpin sedangkan pendapat kedua mengatakan boleh menjadi pemimpin dengan berbagai argumen masing-masing.
Peluang dan kelemahan Bang Zul
a. Peluang
1. Pernah menjadi anggota DPR selama dua periode
2. Menjadi dosen ekonomi di Universitas Indonesia
3. Pernah menjadi calon gubernur berpasangan dengan Marisa Hag
4. Gubernur incumbent NTB
5. Punya massa pendukung militan dan fanatik dari partai PKS
6. Anggota DPR DPRD Provinsi yang terpilih kemarin sebagai ujung tombak juru kampanye termasuk anggota DPRD terpilih kemarin dari kabupaten dan kota se NTB.
7.Keberhasilan program beasiswa S1 dan S2 1000 orang di luar negeri.
2. Kekurangan Bang Zul
3. Zul sebagai manusia biasa sudah barang tentu memiliki kelebihan dan kekurangan dalam memimpin NTB pada waktu yang lalu diantaranya;
1. Programnya terlalu ideal seperti program industrialisasi yang kurang di dukung oleh SDM stafnya
2. Kurang tegas terhadap DPRD NTB seperti menyetujui program kunjungan anggota dewan ke luar negeri sekitar dua bulan anggota dewan berakhirnjabatannya dengan menghabiskan anggaran miliaran yang hasilnya tida terhadap organisasi lemah seperti satu orang pejabat baru 1.5 tahun mutasi dari kabupaten di mutasi sebanyak 6 kali.
3. Program mutasi terlalu sering
Mutasi atau rotasi staf sesuai ketentuan paling cepat 2 tahun setelah menjabat tapi kenyataan bang Zul selama 5 tahum melakukan mutasi sebanyak lebih kurang 15 kali. Bahkan ada pejabat baru pindah dari kabupaten di mutasi
sebanyak 6 kali. Mutasi merupakan senjata ba gi pejabat tapi bagi staff merupakan momok yang menakutkan dan meresahkan.
4.Industrialisasi kurang berhasil
Industrialisasi yang dilakukan tidak inovatif hanya mengembangkan usaha kecil masyarakat
5.inefisiensi anggaran dengan menempatkan staf khusus puluhan orang yang mengurad anggaran miliaran namun hasil yang dicapai tidak jelas semestinya cukup berdayakan ASN yang sudah ada
5. Mewariskan utang ratusan miliar rupiah
Semestinya untuk biaya operasional cukup dari DAU DAK dan APBD kalaupun terpaksa berutang yang mengembalikan cicilan modal pengembalian dan bunganya harus dari hasil dari proyek yang di biayai itu.contoh uang pinjaman dari pusat untuk pengembangan rumah sakit provinsi yang menanggung pengembalian modal plus bunga harus di tanggung rumah sakit.
Calon wakil gubernur
Yang dijadikan calon wakil gubernur oleh bang Zul adalah Suhaili
Suhaili eks bupati loteng 2 tahap punya reputasi baik pada waktu jadi bupati dengan jargon MAIMERES.
Beliau mempunyai pengalaman yang mumpuni seperti ketua golkar sebelum Mohan ketua DPRD NTB mempunyai masa pendukung yang fanatik .Diprediksi unggul di loteng apalagi punya pondok pesantren punya bupati patul dan wakil Nursiah eks bawahannya.
Kesimpulan;
Semua keunggulan Zul dan Suhaili dimanfaatkan secara optimal oleh tim suksenya dengan mengeliminir kekurangannya.(TT-01).
0leh :DR.H.Ibrahim Abdullah,B.Sc;SE;MM
Direktur Lembaga Penelitian Pelatihan Manajemen MADANI NTB











