TOPIKTERKINI.Com LOMBOK TIMUR—Pesta demokrasi di kabupaten Lombok Timur kian hari semakin dekat dengan hari pemilihan, setiap pasangan calon bergerak guna merebut hati rakyat, begitu pula dengan pasang calon nomor urut tiga yaitu pasangan calon bupati dan wakil bupati Tanwir dan Daeng Paelori yang di kenal dengan pasangan tanda mengadakan Pertemuan terbatas pasangan calon Bupati Lombok Timur pasangan TANDA di Dusun Getap Desa Paok Lombok pada Rabu malam (2/10/2024)
Sang calon wakil bupati Daeng Paelori mengatakan bahwa dirinya masih merasa hangat mencalonkan diri sebagai Caleg provinsi namun tidak berhasil. Namun ia tetap berperasangka baik pada Allah. Dan kali ini Ia maju sebagai calon wakil Bapati mendampingi H. Tanwir.
“Insyaallah kali ini saya wajib sebagai wakil Bupati,” ucapnya.
Dirinya menuturkan bahwa dirinya maju bersama H. Tanwir merupakan berkah dari Allah karena tidak disangka-sangka ada putusan MK yang menyatakan syarat mencalonkan diri diturunkan padahal tinggal 2 hari ditutup oleh KPU.
“Namun tidak diduga PDIP menawarkan diri untuk mengusung dirinya sehingga terbentuklah pasangan TANDA, sehingga saya meyakini tanda-tanda ini dari Allah,” ketus HD Paelori.
Ia menegaskan dan menanyakan pada masyarakat yang hadir bahwa dirinya sangat dekat dengan masyarakat Paok Lombok, karenanya ia menekankan jangan sampai meninggalkan dirinya pada pemilu 2024.
“Karena belum tentu calon yang lain mengenal dan mau mendekati bapak-ibu,” ungkapnya.
Diterangkan juga bahwa pasangan TANDA tidak beraflisiasi dengan organisasi manapun tetapi Ia ada dimana-mana dan cinta pada semua keorganisasian keagamaan dan kemasyarakatan itu.
“Itulah ciri-ciri pasangan TANDA berdiri diatas semua golongan,” tegasnya.
Terkait dengan visi misinya tentu akan memajukan masyarakat Lombok Timur mulai sosial, pendidikan, menghidupkan UMKM, dengan Moto “Ta Bareng-bareng maju, Ta Bareng-bareng Mauk”.
Ingat nomor 3 pasangan TANDA untuk di Coblos pada tanggal 27 November 2024, dan memakai baju kuning,” tutupnya.
Ditempat yang sama calon bupati H. Tanwirul Anhar yang di kenal dengan julukan raja sawer itu menyampaikan Bahwa pasangan ini tidak mempunyai apa-apa dan biasa-biasa saja, Ia merasa terharu dengan sambutan masyarakat yang hadir banyak dan berharap ini menjadi pertanda baik.
“Ada organisasi apapun yang di Lombok Timur tidak ada dendam jadi semua akan kami ayomi,” ucap Tanwir.
Ia kembali menyampaikan bagaimana dirinya bisa menjadi calon Bupati yang padahal dirinya lebih muda dari dirinya. Baik dari sisi usia maupun pengalaman. HD Paelori 4 priode jadi Anggota DPRD tetapi dirinya hanya 3 Priode, tapi HD Paelori hanya ingin bisa memperhatikan masyarakat.
“Ta pada ikhlas memperhatikan masyarakat, dan tidak ada perjanjian khusus dengan H. Daeng Paelori,” Demikiannya.(TT).











