JENEPONTO

Jelang Debat Kedua Pilkada Jeneponto 2024, Mustaufiq : Masyarakat Menanti Kejutan Program

269
×

Jelang Debat Kedua Pilkada Jeneponto 2024, Mustaufiq : Masyarakat Menanti Kejutan Program

Sebarkan artikel ini

Dokumentasi : Dr.Mustaufiq.,S.IP.,SE.,SH.,M.Si.,MH.

Topikterkini.com-Jeneponto- Pasca debat perdana Pasangan Calon (Paslon) Pemilukada Jeneponto 2024 pada Minggu (3/11/ 2024) lalu, masyarakat dan pegiat sosial serta akademisi memberikan penilaian, tanggapan dan spekulasi yang beragam. Pada beberapa cuitan di media sosialnya (Facebook, Instagram, Whatsapp), mereka menganggap bahwa program yang di suguhkan masih sebatas normatif dan belum menyentuh esensi kebutuhan masyarakat Butta Turatea.

Menanggapi hal tersebut, Sosok Birokrat dan Akademisi Butta Turatea Mustaufiq memberikan tanggapannya.

“Pada sesi debat pertama, secara konseptual seluruh Paslon sudah menyajikan tawaran visi dan misinya masing-masing,” ungkap Doktor lulusan Cumlaude UIN Alauddin Makassar tersebut.

Meski demikian katanya, masyarakat masih menunggu program kejutan yang akan ditawarkan untuk dikupas pada sesi debat kedua (10/11/2024) nanti.

“Salah satu yang mungkin dinantikan adalah peningkatan sektor layanan Publik. Pelayanan publik merupakan kegiatan yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan dan hak masyarakat, baik berupa layanan Administrasi Kependudukan, layanan Kesehatan, Perizinan, layanan Sosial dan beberapa layanan lainnya,” tambahnya saat dikonfirmasi awak media Sabtu Pagi (9/11/2024).

Menurutnya, basic penilaian ialah pada efisiensi, efektivitas dan biaya serta sejauhmana infrastruktur layanan dapat menjadi perhatian bagi para Paslon jika nanti terpilih.

“Peningkatan kualitas layanan Publik harus di barengi dengan dukungan Infrastruktur yang memadai serta untuk memudahkan jangkauan layanan tersebut maka proses Digitalisasi kedepan harus dipercepat sebagaimana 8 misi yang diusung oleh Presiden terpilih yang dinamakan Program Prioritas “Asta Cita”, ungkap Mustaufiq yang juga Dosen Pengajar di Kampus Institut Turatea Indonesia (INTI) Jeneponto.

Selain itu katanya, masyarakat juga akan menunggu ramuan program dari para Paslon terkait peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan sumber lainnya dalam mengelaborasi pergerakan ekonomi mikro yang dapat menstimulasi laju pergerakan ekonomi makro di kabupaten Jeneponto.

“Tujuannya agar pendapatan masyarakat dapat meningkat baik pada sektor Pertanian, Perkebunan, Perikanan/Kelautan dan sektor Perkebunan dan Palawija,” tambahnya.

Kemampuan Paslon dalam mengelaborasi program tentunya dengan melihat potensi Sumber Daya Manusia (SDM) dan Sumber Daya Alam (SDA) yang dimiliki oleh daerah itu.

“5 hingga 10 tahun kedepan, Jeneponto akan mendapat bonus demografi peningkatan SDM yang produktif, maka kedepan dibutuhkan stimulasi program bagi generasi muda sehingga akan menekan laju pengangguran, tentunya dengan penyediaan lapangan kerja yang luas,” ulas Mustaufiq.

Singkatnya, kita menunggu bersama bagaimana analisis, strategi dan taktik para Paslon dalam meramu kebijakan dan menjabarkan programnya dengan kemampuan APBD yang terbatas dan sejumlah pekerjaan rumah yang menanti di Butta Turatea.

“Kita tunggu bersama saat debat kedua (besok malam),” Tutup Mustaufiq sembari tersenyum tipis didepan awak media.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *