TOPIKTERKINI.Com LOMBOK TIMUR – Dana bantuan Badan Amil Zakat Daerah (Bazda) Lombok Timur (Lotim) tahun 2024 yang mencapai ratusan miliar rupiah kini menjadi sorotan publik.
Sejumlah aktifis tantang pihak Baznas Lotim untuk menunjukkan data dana masuk an keluar hingga gaji pejabat Baznas.
Amrullah, Koordinator Umum Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Lombok Timur (APMLT), menyatakan bahwa adanya indikasi ketidaksesuaian dalam distribusi bantuan tersebut. Patut kita duga adanya oknum pejabat Baznas Lotim main di bawah tangan.
Menurutnya, meskipun dana yang terkumpul sangat besar, bantuan yang diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan, seperti mereka yang sakit, hanya sebesar Rp 500.000, padahal dana tersebut banya sekali sumbernya.
“Ini yang menjadi pertanyaan besar, kemana sebenarnya dana bantuan zakat yang senilai ratusan miliar ini dialokasikan dan untuk siapa saja. Katanya pihak Baznas Lotim dana masuk Rp 14 milyar di tahun 2024 kemana dana yang sebesar itu,” Katanya.
Ia menambahkan bahwa informasi yang diperoleh pihaknya mengindikasikan adanya ketidakwajaran dalam penyaluran dana.
Salah satu contohnya adalah masyarakat yang mengajukan bantuan untuk biaya pengobatan, namun hanya menerima bantuan yang terbilang sangat kecil, yakni Rp 500.000. Hal ini, menurut Amrullah, menambah keprihatinan dan kecurigaan terhadap pengelolaan dana zakat tersebut.
“Bahkan, ada isu yang beredar bahwa dana zakat ini justru mengalir ke kantong oknum pejabat di lingkup Baznas Lotim. Ini tentu saja sangat tidak etis dan merugikan masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” jelasnya.
Amrullah menilai bahwa pengelolaan dana zakat yang besar seharusnya dilakukan dengan transparansi yang jelas dan tepat sasaran.
Ia menekankan pentingnya Baznas Lotim untuk menunjukkan data penerima bantuan zakat dan zakat infak sedekah (ZIS) secara terbuka.
“Jika Baznas Lotim memang transparan, tunjukkan data penerima bantuan zakat dengan jelas. Kami meminta agar proses ini tidak tertutup-tutupi. Dana zakat ini milik umat, bukan untuk kepentingan pribadi oknum tertentu. Aparat Penegak Hukum Agar segera panggil Jajaran Baznas Lotim,” tegasnya.
Kasus ini menambah ketegangan terkait pengelolaan dana zakat di Lotim, dengan masyarakat dan aktivis terus mendesak agar ada kejelasan dan transparansi dalam penggunaan dana yang terkumpul dari berbagai elemen masyarakat tersebut.
Banyak pihak berharap agar Baznas Lotim bisa lebih profesional dalam menyalurkan bantuan agar benar-benar sampai kepada mereka yang membutuhkan.(TT).











