Topikterkini.com-Jeneponto- Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H/2025 M, Kapolres Jeneponto AKBP Widi Setiawan, SIK., MIK., menunjukkan kepedulian sosial dengan mengunjungi Kakek Saripudin, seorang pria Lansia yang hidup sebatang kara dan menderita sakit menahun.
Kunjungan tersebut berlangsung di rumah sederhana Kakek Saripudin yang berdinding tripleks dan beralaskan tanah, di Jalan Abdul Jalil Sikki Romanga, Kelurahan Balang Toa, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto.
Dalam kesehariannya, Kakek Saripudin yang mengalami keterbatasan fisik dan kondisi kesehatan yang buruk masih berusaha bertahan hidup sebagai pemulung. Tanpa keluarga yang mendampingi, ia hanya mengandalkan belas kasih tetangga untuk memenuhi kebutuhan dasarnya.
Kunjungan Kapolres Jeneponto ini bermula dari informasi yang diterima melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Jeneponto saat pembagian zakat fitrah oleh personel Polres Jeneponto. Pihak Baznas menyampaikan bahwa Kakek Saripudin layak mendapatkan perhatian dan bantuan karena kondisi hidupnya yang sangat memprihatinkan.
AKBP Widi Setiawan bersama Kasat Binmas AKP M. Natsir pun segera bergerak untuk menemui sang kakek dan memberikan bantuan berupa sembako, uang santunan, serta pakaian Muslim agar ia dapat mengenakan baju yang layak saat melaksanakan ibadah salat.
“Kami hadir di sini untuk menunjukkan kepedulian dan memberikan semangat kepada Kakek Saripudin. Kami berharap bantuan ini bisa bermanfaat dan membuat beliau lebih termotivasi dalam menjalani kehidupan,” ujar Kapolres.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polres Jeneponto dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama mereka yang hidup dalam keterbatasan. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan tidak hanya memberikan bantuan materi, tetapi juga dukungan moral agar Kakek Saripudin tetap semangat menjalani hari-harinya.
Langkah kemanusiaan ini mendapat apresiasi dari masyarakat setempat. Banyak yang berharap agar kepedulian seperti ini terus dilakukan oleh berbagai pihak guna meringankan beban mereka yang kurang beruntung.
Semoga inisiatif ini menjadi inspirasi bagi masyarakat lainnya untuk turut membantu sesama, terutama mereka yang berada dalam kondisi sulit. Sebab, kepedulian bukan hanya tugas pemerintah dan aparat, tetapi tanggung jawab bersama untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi semua.
Laporan: Arief Rahman/Redaksi











