Topikterkini.com.LOMBOK TIMUR — Kepolisian Resor Lombok Timur tengah mendalami dugaan praktik pengoplosan beras di sebuah gudang mitra yang disebut-sebut menyalurkan beras tersebut ke Dapur Makan Bergizi Gratis ( MBG) di wilayah Kecamatan Sikur dan Montong Gading.
Informasi awal mengenai keberadaan beras oplosan itu memicu langkah cepat kepolisian untuk melakukan pemeriksaan di lokasi yang diduga menjadi tempat aktivitas tersebut berlangsung.
Kapolres Lombok Timur AKBP I Komang Sarjana, melalui Kasat Reskrim Polres Lombok Timur AKP I Made Dharma, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan terkait dugaan tersebut dan sedang melakukan pendalaman.
“Saat ini masih kita mendalami kasus beras oplosan,” jelas AKP Made Dharma, Jumat, (05/12/2025.
Ia menegaskan bahwa penyidik akan menelusuri seluruh rantai distribusi beras tersebut guna memastikan apakah benar disalurkan ke beberapa Dapur MBG di wilayah, termasuk Sikur dan Montong Gading.
Hingga berita ini diturunkan, polisi masih mengumpulkan keterangan sejumlah pihak terkait, termasuk pemilik gudang dan para pekerja. Belum ada pihak yang resmi ditetapkan sebagai tersangka.
Polres Lombok Timur mengimbau masyarakat agar melaporkan jika menemukan indikasi penjualan beras yang tidak sesuai standar atau mencurigakan.
Aktifis di Lotim Muhyidin mendesak Polres Lombok Timur segera menerapkan TSK terkait beras Oplosan di wilayah Desa Gelora Kecamatan Sikur.
“Kami mendengar di masyarakat sekitar bahwa dugaan keras gudang beras oplosan salurkan beras ke MBG di kecamatan Sikur dan Montong Gading,”Katanya.
” Terlihat jelas BB di temukan di gudang salah satu mitra di bulog,”Terangnya.
Ia menyebut, kinerja polres Lotim sangat luar biasa terkait gudang mitra bulog yang menyimpan beras oplosan.
“Saya sangat apresiasi kinerja polres Lotim saat ini berhasil ungkap beras oplosan,” Tandasnya.(TT).











