Topikterkini.com. LOMBOK TIMUR – Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang beroperasi di salah satu wilayah Desa Suraga Kecamatan Suralaga, Kabupaten Lombok Timur, diduga belum membayarkan gaji sejumlah karyawannya hingga saat ini.
Selain itu, penyaluran MBG kepada penerima manfaat juga disebut tidak sesuai dengan harapan masyarakat.
Informasi tersebut diperoleh dari sejumlah karyawan dapur MBG yang mengaku belum menerima hak upah sejak beberapa waktu terakhir. Mereka menyebutkan bahwa keterlambatan pembayaran gaji telah berlangsung lebih dari satu periode kerja tanpa adanya kejelasan dari pihak pengelola.
“Sudah bekerja, tapi sampai sekarang gaji belum dibayarkan. Kami sudah menanyakan, namun belum ada kepastian,” ujar salah seorang karyawan yang enggan disebutkan namanya, Senin (19/01/2026).
Tak hanya persoalan gaji, penyaluran MBG kepada masyarakat penerima manfaat juga menuai keluhan. Beberapa warga menilai porsi maupun kualitas makanan yang diterima tidak sesuai dengan tujuan program Makan Bergizi Gratis yang dicanangkan pemerintah.
“Kami berharap program ini benar-benar membantu kebutuhan gizi masyarakat, terutama anak-anak. Tapi kenyataannya masih jauh dari harapan,” kata seorang warga penerima MBG.
Sementara itu, Koordinator Kecamatan (Korcam) MBG dan pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dikonfirmasi terkait persoalan tersebut hingga berita ini diturunkan belum memberikan keterangan resmi.
Upaya konfirmasi yang dilakukan wartawan melalui sambungan telepon dan pesan singkat tidak mendapat respons.
Hingga kini, belum diketahui secara pasti penyebab keterlambatan pembayaran gaji karyawan maupun dugaan ketidaksesuaian penyaluran MBG tersebut.
Masyarakat dan karyawan berharap pihak terkait segera memberikan penjelasan terbuka serta mengambil langkah penyelesaian agar program MBG berjalan sesuai tujuan.
Redaksi masih membuka ruang hak jawab bagi pihak Korcam MBG, SPPG, maupun pengelola dapur MBG di wilayah Suralaga untuk memberikan klarifikasi atas informasi ini.(TT).











